Rabu, 24 Juni 2015

bercinta nikmat dengan seorang satpam


Permainan domino itu tidak menggunakan uang… ..hanya saja yang kalah kuliat berdiri…. dan telinganya digantungi batu bateray,,,,kadang juga berdiri sambil menggunakan HELM……aneh aneh saja…. terkadang suamiku main GAPLE di teras rumah sampai jam 1 dini hari…….sehingga pengeluaran rutinitas kami bertambah dengan menyediakan kopi dan makanan ringan untuk teman teman suamiku… .yang menemaninya bermain gaple…… suamiku wiraswasta… ia hanya makelar mobil..tapi penghasilannya lumayan… .jadi hidup kami yah mencukupi bahkan masih ada yang bisa kami tabung…… kami belum memiliki anak…… sedang perkawinan kami sudah berjalan 3 tahun…….. ,umur suamiku 32 tahun sedang aku 24 tahun….. , suamiku lahir di malang dan aku asli surabaya… . tawa dan canda mereka yang saling mengejek apabila ada yang berdiri tidak putus2nya …..sepanjang malam…… dan ini sudah berlangsung hampir setahun… ..rumah kami memang dijadikan tempat ngumpul teman teman suamiku…. juga tetangga sebelah menyebelah kami…….. ada salah satu teman suamiku yang kemudian kuketahui bernama bang Asmar… .dia tinggal tidak begitu jauh dari rumah kami… ..pekerjaannya kalau tidak salah adalah SATPAM. poker online

orangnya lebih tinggi sedikit dari suamiku… badannya atletis….dan kelihatan rahangnya begitu kokoh… dan kuat… Bang Asmar paling sering memperhatikan aku… .kalau aku mengantarkan minuman…atau makanan ke meja mereka…. ia paling sering menatapku…aneh … dan tidak henti2nya menatap ke payudaraku……. kadang aku jadi malu dibuatnya…… caranya berbicara kadang aneh terdengar dikuping… .tuturkatanya… .lain dari kebanyakan…. rupanya dia memang bukan dari JAWA… tapi dari makassar , …kalau tidak salah bang Asmar suku bugis… .. orangnya selalu ceriah… .dan kadang membuat banyolan2 yang membuat suamiku dan temannya yang lain tertawa…terpingkal pingkal…… suatu hari suamiku berangkat ke ngawi…kalau gak salah di mantingan… untuk mengambil mobil yang katanya mau dijual murah…… suamiku berangkat sore…… ia berkata padaku…… ma… mungkin saya balik besok pagi…. .soalnya agak jauh juga nih… gak kuat nyupir malam……. iyaa…hati hati pa……kataku mengiringi kepergiannya…. dan malamnya bergantian temannya datang kerumahku menannyakan suamiku… .kujawab mungkin malam ini gak ada gaple gaple an… soalnya suamiku kembalinya besok… oooooo,ya sudah kalau gitu….. merekapun pulang… . dan sekitar jam 22.00 WIB datanglah Bang Asmar…… dia juga menanyakan suamiku… kujawab yang sama … tapi dia malah gak pulang… .seperti teman suamiku yang lainnya……. . ia malah duduk di teras…. .wahh… sayang yah… gumamnya… aku hanya tersenyum… .ia menatapku….. yah… itu tatapan matanya itu……membuat selalu jantungku berdebar debar….poker online

aku hanya tersenyum… .dan matanya kembali melihat kepayudaraku……… aku kembali salah tingkah… . sudah tau yah?… ..sekarang ada siaran TIVI baru…. .siaran khusus jawa timuran…. namanya JTV?… .. apa iya??? kataku menimpali… ..dalam hati ku berfikir, mungkin ini awal selingkuh antara aku dan dia. di tiviku kok belum ada yah… .gak tau cara nyari siarannya….. ayo… .abang yang nyarikan……. ia langsung berdiri… dan masuk kerumahku….. aku malah yang mengekorinya dari belakang……… . ia menuju ke TV dan dicarinya siarannya…. .aku hanya duduk dikursi tamu melihat aktifitasnya… .. setelah ketemu ..iapun ikutan duduk dikursi tamu pas didepanku… . tuh… sudah…. bagus khan?… siarannya?… . aku mengangguk..tapi kok aku gelisah yah berduaan dengannya….., lantas iapun berkata…. .ongkosnya mana?… .. aku tertawa …. ooo pake ongkos toh…… .ya iyyalah…. mau tau ongkosnya?… ..tanyanya lagi… .berapa sih? ….. tanyaku…. bang Asmar mendekatiku… ..ia lansung memelukku dan mencium pipiku… .mengecup bibirku……… aku terpana …. mulutku diam… aku bingung… ..tak tau harus berbuat apa dengan kejadian yang begitu cepat dan tak kuduga duga itu….. aku melepaskan diri… . bang… .nanti diliat orang…… kataku… .ia melepaskan pelukannya ia menuju kepintu…kukira ia mau pulang sudah …tau taunya ia menutup pintu…. dan tidak lupa mengambil sandalnya memasukkannya kedalam rumah… dan mengunci pintu… iapun menuju kearahku…… .nah…sekarang gak diliat orang khan…. iapun kembali memelukku…. dan menciumiku habis2an …..aku tak mampu menolaknya…. saat itu aku memang tidak dengan sengaja sudah merangsangnya dengan gaun tidurku ini….. poker online

soalnya aku memang sudah pengen istirahat …maklum suami sedang pergi…… mungkin saja bang Asmar… .terangsang,….dengan kondisiku ini sehingga ia begitu berani melakukan hal ini… .. aku sama sekali tidak sadar…….ketika ia menggiringku kekamar…. dan merebahkanku ke tempat tidur… .. tangannya melingkar dibawah leherku….menjadi bantal bagi kepalaku…… . Kemudian dengan tangan yang satunya dia sibakkan gaun tidurku sehingga payudaraku yang tidak memakai bra terbuka tanpa terhalang apapun. Matanya melotot mengamat- ngamati dan mengelus payudaraku yang memang menantang ini….. , dengan puting kemerahan serta kulitnya yang putih mulus. memang bentuk dan ukuran payudaraku bisa membuat laki laki… .menitikkan air liurnya bila menatapnya…begitulah sehingga bang Asmar… ..tidak henti hentinya mempermainkan payudaraku. sehingga… . “Nnngghh.. Bang” desahku dengan mendongak ke belakang merasakan mulutnya memagut payudaraku yang membuatnya terpesona…Mulutnya menjilat, mengisap, dan menggigit pelan putingnya. Sesekali aku bergidik keenakan kalau kumis pendeknya menggesek putingku yang sensitif. Tangan lainnya turut bekerja pada payudaraku yang sebelah dengan melakukan pijatan atau memainkan putingnya sehingga kurasakan kedua benda sensitif itu semakin mengeras. Yang bisa kulakukan hanya mendesah dan meremasi rambutnya yang sedang menyusu. Puas menyusu dariku, mulutnya perlahan-lahan turun mencium dan menjilati perutku yang rata dan terus berlanjut makin ke bawah sambil tangannya menurunkan celana dalamku. Sambil memeloroti dia mengelusi paha mulusku. celana dalamkupun akhirnya lepas melalui kaki kananku yang dia angkat, setelah itu dia mengulum sejenak jempol kakiku dan juga menjilati kakiku. poker online

Darahku semakin bergolak oleh permainannya yang erotis itu. Selanjutnya dia mengangkat kedua kakiku ke bahunya, badanku setengah terangkat dengan selangkangan menghadap ke atas. Aku pasrah saja mengikuti posisi yang dia inginkan, pokoknya aku ingin menuntaskan birahiku ini. Tanpa membuang waktu lagi dia melumat kemaluanku dengan rakusnya, lidahnya menyapu seluruh pelosok vaginaku dari bibirnya, hingga ke dinding di dalamnya, anusku pun tidak luput dari jilatannya. Lidahnya disentil-sentilkan pada lubang kemaluanku memberikan sensasi yang luar biasa pada daerah itu. Aku benar-benar tak terkontrol dibuatnya, mataku merem-melek dan berkunang-kunang, syaraf-syaraf memekku mengirimkan rangsangan ini ke seluruh tubuh yang membuatku serasa menggigil dan ngilu dibagian selangkangan………. “Ah.. Aahh.. Bang.. Nngghh.. Terus!” erangku lebih panjang di puncak kenikmatan, aku meremasi payudaraku sendiri sebagai ekspresi rasa nikmat Asmar… .. terus menyedot cairan yang keluar dari sana dengan lahapnya. poker online

Tubuhku jadi bergetar seperti mau meledak. Kedua belah pahaku semakin erat mengapit kepalanya. Setelah puas menyantap hidangan pembuka berupa cairan cintaku, barulah dia turunkan kakiku. Aku sempat … beristirahat dengan menunggunya membuka baju, tapi itu tidak lama. Setelah dia membuka baju, dia buka juga dasterku yang sudah tersingkap, kami berdua kini telanjang bulat. Dia membentangkan kedua pahaku dan mengambil posisi berlutut di antaranya. Bibir kemaluanku… jadi ikut terbuka memancarkan warna merah merekah diantara bulu-bulu hitamnya, siap untuk menyambut yang akan memasukinya. Namun Asmar… tidak langsung mencoblosnya, terlebih dulu dia gesek-gesekkan penisnya yang besar itu pada bibirnya untuk memancing birahiku agar naik lagi. Karena sudah tidak sabar ingin segera dicoblos, aku meraih batang itu, keras sekali benda itu waktu kugenggam, panjang dan berurat lagi. “Aaakkhh.. !” erangku lirih sambil mengepalkan tangan erat-erat saat penisnya melesak masuk ke dalamku “Aauuhh..!” aku menjerit lebih keras dengan tubuh berkelejotan karena hentakan kerasnya hingga penis itu tertancap seluruhnya pada lubang memekku…. Untung saja rumah kami agak terpisah jauh dengan rumah tetangga… .karena rumahku memiliki halaman samping yang lumayan luas…….,kalau tidak tentu suara-suara aneh di kamarku pasti terdengar oleh mereka, bagaimanapun Bang Asmar…….. ini termasuk nekad berani melakukannya ……meggelutiku …….menggeluti isteri temannya sendiri……… . disinilah sensasinya ngeseks ………….!!!!! katanya kalo nyuri- nyuri…. .sensasinya sangat luarrrbiasa… .. dan daya semprot klimaks…… ..dan daya pompa orgasme… ..jauh lebih… .kerassss. poker online

Dengan gerakan perlahan dia menarik penisnya lalu ditekan ke dalam lagi…………… .seakan ingin menikmati dulu gesekan-gesekan pada himpitan lorong sempit yang bergerinjal- gerinjal itu. Aku ikut menggoyangkan pinggul dan memainkan otot memekku……. mengimbangi sodokannya. Responku membuatnya semakin menggila, penisnya semakin lama menyodok semakin kasar saja, kedua gunungku jadi ikut terguncang- guncang dengan kencang. Kuperhatikan selama menggenjotku otot-otot tubuhnya mengeras, tubuhnya yang kekar bercucuran keringat, ………….. sungguh sangat perkasa…nampaknya …., pria sejati yang memberiku kenikmatan sejati. Suara desahanku bercampur baur dengan erangan jantannya dan derit ranjang. Butir-butir keringat nampak di sejukur tubuhku seperti embun, walaupun ruangan ini ber-ac tapi aku merasa panas sekali. “Uugghh.. …Ti …tin …….. Sayang. . Kamu emang uenak …………… Oohh.. ….punya isteriku ….tidak seperti ini……. . punyamu LEGIT…..dan bisa menggigit gigit………kon**lkuuuuuhhhhhhhhh katanya sambil gemetarrrrr ucapnya tak karuan di tengah aktivitasnya. Dia menurunkan tubuhnya hingga menindihku, kusambut dengan pelukan erat, kedua tungkaiku kulingkarkan di pinggangnya. Dia mendekatkan mulutnya ke leher jenjangku dan memagutnya. Sementara di bawah sana penisnya makin gencar mengaduk-aduk memekku…. ., diselingi gerakan berputar yang membuatku serasa diaduk-aduk . Tubuh kami sudah berlumuran keringat yang saling bercampur, akupun semakin erat memeluknya. Aku merintih makin tak karuan menyambut klimaks yang sudah mendekat bagaikan ombak besar yang akan menghantam pesisir pantai. teman suamiku ini betul betul hebat….. dan perkasa……. . aku dibuatnya melayang layang… ..sekan akan terbang keatas awan…… .. ketika Bang Asmar….. sudah di ambang klimaks, dia menurunkan frekuensi genjotannya. Tanpa melepaskan penisnya, dia bangkit mendudukkan dirinya, maka otomatis aku sekarang diatas pangkuannya. Dengan posisi ini penisnya menancap lebih dalam pada vaginaku, semakin terasa pula otot dan uratnya yang seperti akar beringin itu menggesek dinding kemaluanku. poker online

Kembali aku menggoyangkan badanku, kini dengan gerakan naik-turun. Dia merem-melek keenakan dengan aksi yang kulakukan………, mulutnya sibuk melumat payudaraku kiri dan kanan secara bergantian membuat kedua benda itu penuh bekas gigitan dan air liur. Tangannya terus menjelajahi lekuk-lekuk tubuhku, sambil mengelus ngelus… .. Tak lama kemudian aku kembali mendekati orgasme, maka kupercepat goyanganku dan mempererat pelukanku. Hingga akhirnya mencapai SAAT……………… titik dimana tubuhku mengejang, …….ssshhhhhhhhhh …. detak jantung mengencang, dan pandangan agak kabur……dan nanar…….. lalu disusul erangan panjang serta terada ada cairan hangat dari dalam lobang kemaluanku…… .. Saat itu dia gigit putingku dengan cukup keras sehingga gelinjangku makin tak karuan oleh rasa perih bercampur nikmat. Ketika gelombang itu berangsur-angsur berlalu, goyanganku pun makin mereda, tubuhku seperti mati rasa dan kurobohkan ke belakang …….. kuhentakkan badanku keatas ranjang…….. sambil menengadah keatas …tanganku terbuka lebar…… ..ahhhhhh…aku betul betul PUASSSS…… . AKU Menyambar Aqua botol disamping tempat tidur…… aku meminumnya habis…… aku betul betul dikurass….. bang Asmar membiarkanku istirahat sejenak………. , setelah minum… ..membuatku lebih enakan dan tenagaku mulai pulih kembali……. “Sudah segar lagi kan Tin…???? Kita terusin lagi yuk!” sahut Bang Asmar……. ia tersenyum sambil mulai menggerayangi tubuhku kembali……. Gila….betul nih orang…fikirku……… tenaganya tidak ada habisnya……… ..seperti KUDA……… Kali ini tubuhku dibalikkan dalam posisi menungging, kemudian dia mulai menciumi pantatku. Lidahnya menelusuri punggungku… .kebawah…… .tangannya menjangkau buah dadaku kebawah… .dipilin pilin nya kembali putingku…… .dan aaacccchhhhhh… .akupun menggelinjang lagi… ..nafsuku… bangkit lagi……… .betul betul hebat teman suamiku ini……….ia juga pandai …membangkitkan gairah pasangannya………walaupunnnnaku sudah berapa kali orgasme… ..aku masih mau…dan mau….lagi …… dan …….telunjuknya meraba raba………. anusku………. . membuatku geli dan menggelinjang…… Kemudian aku merasa kan kon**lnya sudah menempel dipantatku… .terasa hangat……… ..kon**lnya pun… ditusukkannya pelan….dan… ..sleeebbbb ……masuklah lagi kon**lnya yang besar itu kememekku… .dari arah belakang…… ..ia menggenjotnya ….tiada habis habisnya… .sambil kedua tangannya memegangi pinggangku…. .oooohhhhh……. aku tak tahan….aku tak kuat….. menahan nikmat ini……mati aku…… aduh… .ampun……… ..aku tak kuasa menahan dera birahi ini……. teramat sangat… .enakkkkkkk aku pun kelojotan bagai orang kesetanan dan setelah 20 menit menggenjotku dari belakang……… .ahirnya….. aku…… sampai lagi…… ..aku kluarrrrrrrr bannnnnngggggg………… jeritku…. aku… .betul betul mengalami orgasme yang sangat dahsyattttt…… Aku merintih …..mataku merem melek…. .sambil menggigit guling menahan rasa nikmat ini…… .. Air mataku saja sampai meleleh keluar……….. bersamaan melelehnya lagi… ..air memekku……. “Aduuhh.. Sudah dong Bang.. … Titin…. . nggak tahan” rintihku yang tidak dihiraukannya. “Uuhh.. uuuhh sssshhhh aaacchhhhhh…. dia memperlancar sodokannya………dan beberapa detik kemudian……. diapun klimaks……… . bang Asmar mengerang………. aaaacchhhhhhhhh…………………………….. … Akhirnya ada sesuatu perasaan nikmat mengaliri tubuhku yang kuekspresikan dengan mengikuti erangan panjang bang Asmar……….kami sama sama mengerannnngggggg… .. orgasme yang sangat panjang……. ssampaiii ke ubun ubun… . tak ada lagi nikmat diatas kenikmatan yang kami peroleh saat itu……… rupanya …sensasi selingkuh……….sangat ruarrrrrbiasa… aku tak mampu mau ngomong apa lagi… ..untuk nuliss enaknya……… .. kamipun menghempaskan kembali badan kami keatas ranjang…..sesaat kami diam dan sama sama mengatur nafas………… .badanku lemas seperti tak bertulang. ………………………………………….. …………………………. Tubuh kami tergolek lemas bersebelahan. Aku memejamkan mata dan mengatur nafas sambil merenungkan dalam-dalam kegilaan yang baru saja kami lakukan, sebuah hubungan terlarang ………….aku berpacu dalam birahi…. dengan sahabat suamiku sendiri…….. Kami menikmati perselingkuhan ini, dalam hati kami berjanji untuk tidak membongkar cerita selingkuh ini pada pasangan kami masing-masing . agen poker online dan terpercaya

permainan selingkuh di dunia maya


Ini adalah kisah nyata peselingkuhankuku, Pertama aku ingin memperkenalkan diri dahulu, aku adalah seorang wanita berusia 27 tahun, namaku…katakan lisa, tempat tinggalku di semarang, dan sudah setahun menikah, tetapi entah kenapa belum mempunyai anak, walaupun hubungan sex kami (dengan suami) lakukan dengan rutin dan lancar, kehidupan sex kami biasa biasa saja, bahkan cenderung membosankan, karena menurutku kurang bervariasi, tapi aku tidak pernah berselingkuh dengan orang lain selama ini, karena suamiku sangat menyayangi aku bahkan cenderung memanjakanku. Tapi kesetiaanku ini berakhir sampai tanggal 19 Juni 1999 (hari Sabtu). poker online

Hal ini dimulai dengan perkenalanku dengan dunia internet sejak sebulan yang lalu. Secara rinci aku tidak menjelaskan bagaimana aku belajar internet, tetapi sampai suatu waktu aku berkenalan dengan seorang cowok dalam acara chatting di web idola. Ketika ini aku sedang belajar tentang bagaimana untuk ber chatting di internet, temanku mengajari aku untuk masuk ke web idola, lalu masuk ke forum chattingnya. Ketika aku sudah masuk ke forum, ada yang mengirimi aku private message, ternyata seorang cowok yang berusia 30 tahun, berkeluarga, juga belum mempunyai anak, namanya…katakan Riyan, berasal dari jakarta, bekerja di sebuah perusahaan asing yang sedang mengerjakan sebuah proyek maintenance jalan KA (jakarta- surabaya), tetapi perusahaan itu mempunyai kantor cabang di cirebon dan semarang, hingga Riyan sering melakukan tugas meninjau kantor cabangnya, termasuk di semarang. poker bonus

Setelah kami berkenalan lewat chatting, lalu dia juga kadang kadang menelepon (dari jakarta). mungkin pakai telepon kantor, tetapi kami belum pernah bertemu muka, sampai pada tgl 16 juni 1999 Riyan menelepon aku, dan mengatakan bahwa dia sedang berada di semarang untuk urusan kerja dan menawari aku untuk berkenalan dan bertemu muka. Pertama kali aku ditawari begitu, aku agak bingung, karena hal seperti ini adalah sangat baru bagiku, sudah mengenal seseorang, tapi belum pernah bertemu, dan sekarang akan bertemu orang tsb. Tapi akhirnya aku menyetujui dan akhirnya kita membuat janji untuk bertemu pada hari sabtu pagi (karena kantor Riyan libur, hingga Riyan mempunyai waktu untuk bertemu). Kita menetapkan tempat bertemunya di lobby hotel graha santika (tempat Riyan menginap) jam 9 pagi. Pada hari dan jam yang sudah kita tentukan, aku datang kesana sendirian, karena suamiku masih bekerja di perusahaannya (perusahaan tempat suamiku bekerja tidak libur pada hari sabtu), tetapi sampai disana aku tidak menjumpai Riyan, akhirnya aku bertanya ke bagian reception, dan menanyakan apakah ada tamu bernama Riyan dari jakarta, setelah di check, ternyata ada, dan aku diberi tahu no kamarnya. poker mania

Akhirnya aku telepon ke kamarnya, dan Riyan mengangkat telepon, aku menanyakan apakah dia lupa dengan janji bertemunya, Riyan menjawab bahwa dia tidak lupa, tetapi karena semalam dia harus bekerja menemani tamu sampai larut malam, akhirnya dia terlambat bangun, bahkan sekarang belum mandi. Aku dapat memakluminya, tetapi aku bingung apakah aku harus menunggu di lobby sampai dia selesai mandi, dsb, atau harus bagaimana, akhirnya Riyan menawarkan bila aku tidak keberatan, aku dapat naik ke kamarnya dan menunggu di ruang tamu di kamarnya (ternyata kamarnya mempunyai ruang tamu sendiri, semacam suite room atau apa aku tidak menanyakan), aku agak bingung juga, tapi akhirnya aku menyetujui untuk naik ke kamarnya. Sesampai didepan kamarnya, aku pencet bel, lalu tidak lama kemudian Riyan membuka pintu. agen poker online

Ternyata Riyan mempunyai wajah yang ganteng sekali, dan tubuhnya juga sangat macho, setelah kita ber basa basi diruang tamu kamarnya, Riyan bilang permisi untuk mandi sebentar dan mempersilahkan aku untuk main komputernya (dia membawa komputer kecil…notebook..?), dia bahkan membantu aku untuk meng connect kan ke internet, lalu Riyan meninggalkanku untuk mandi. Setelah aku sendirian, aku mencoba untuk masuk ke web untuk chatting, tetapi entah kenapa kok tidak bisa masuk web tsb, setengah teriak aku menanyakan ke Riyan, dan Riyan menjawab mungkin web tsb lagi down, dan Riyan menyarankan untuk mencoba saja web yang lain, caranya lihat di historynya (aku tidak mengerti artinya..), tetapi karena aku tidak punya kerjaan, aku mencoba bagaimana caranya untuk membuka historynya (itupun dengan cara saling teriak dengan Riyan), sampai akhirnya aku dengan tidak sengaja membuka web, ini yang pertama aku membuka cerita panas, ternyata isinya adalah cerita cerita seks dengan bahasa indonesia, lalu aku mencatat alamat webnya, dengan pertimbangan mungkin aku akan buka lagi di rumah. Lalu aku mulai membaca cerita cerita yang ditampilkan, terus terang aku mulai terangsang karena membaca cerita dewasa tsb, aku merasa celana dalamku mulai lembab karena vaginaku mulai basah. Sampai akhirnya Riyan selesai mandi, dan keluar menemuiku. Pertama dia kaget melihat aku sedang membaca web cerita seru, akupun sangat malu melihat dia memergoki aku sedang membaca cerita seru, dan segera aku men disconnect komputernya ke internet dan menutup layar web cerita seru tsb, tetapi karena Riyan sudah terlanjur melihat aku membaca cerita seru, setelah beberapa waktu dia diam, akhirnya dia tertawa dan menanyakanku apakah aku pernah masuk ke web tsb, aku dengan malu malu menjawab belum. agen poker terpercaya

Riyan bertanya lagi, bagaimana ceritanya..?, aku bingung menjawabnya..sampai Riyan tertawa lagi..kali ini sampai terpingkal pingkal…akhirnya aku juga ikut tertawa. Setelah suasananya agak mencair, kami mulai ngobrol lagi, tentu dengan topik internet, ternyata Riyan sangat menguasai internet, hingga aku dijelaskan banyak mengenai dunia internet, baru aku tahu bahwa internet tidak hanya digunakan untuk chatting dan kirim e mail saja, ternyata sangat banyak manfaatnya. Bahkan Riyan menjelaskan bahwa di internet kita dapat membuka web…dewasa, misalnya cerita seru, dan web yang menampilkan gambar gambar….sex, aku agak penasaran dengan penjelasannya yang terakhir, dan rupanya Riyan mengetahui keingin tahuan ku, lalu dia menawarkan untuk mencoba penjelasannya dengan membuka web web dewasa tsb, rupanya komputer Riyan mempunyai satu bagian.. (favourite..?), yang isinya adalah alamat web web dewasa, hingga kita tidak perlu tiap kali menuliskan melalui keyboard, setelah Riyan membuka web porno tsb, aku sangat kaget, karena isinya adalah gambar sepasang cowok-cewek sedang berhubungan sex, terus terang aku baru pertama kali melihat gambar gambar semacam itu, hingga aku sangat malu dan tidak tahu harus bagaimana…, tapi sejujurnya aku mulai terangsang dengan melihat gambar tsb, tetapi kemudian Riyan mengganti web tsb dengan web lain yang isinya juga tentang orang berhubungan sex, tetapi yang ditampilkan adalah film (movie), ini juga pertama kali aku melihat film orang bermain sex, ternyata film film semacam itu juga sama dengan blue film (kata Riyan)..sejujurnya aku belum pernah melihat blue film, melihat cewek mencium bahkan mengulum penis sampai mengeluarkan sperma.., dan cowok menciumi vagina cewek. agen poker indonesia

Aku mulai merasa panas dingin melihat nya, mungkin aku mulai terangsang berat, dan entah bagaimana dan kapan mulainya ternyata Riyan sudah memelukku dan mulai meraba payudaraku, pertama aku ingin berontak, karena aku merasa ini tidak boleh, tetapi entah bagaimana aku tidak bisa melakukan apa apa, aku diam saja bahkan menikmati perlakuannya, sampai tangan Riyan mulai menjelajah turun ke vagina ku, aku merasa celana dalamku sangat basah, Riyan lalu mulai membuka pakaianku, entah bagaimana aku diam saja, hingga aku sekarang hanya memakai celana dalam dan BH, lalu aku ditarik masuk ke kamarnya dan aku ditidurkan di tempat tidurnya yang besar, disini Riyan mulai menciumi bibirku, terasa sangat hangat, tangan Riyan tidak berhenti memainkan payudara dan vaginaku, hingga aku merasa sangat terangsang sekali, lalu Riyan mulai membuka BH dan celana dalamku, dan mulai menciumi puting payudaraku, aku sudah pasrah dengan perlakuannya, dan sudah setengah sadar dengan apa yang dia lakukan, karena aku sudah sangat terangsang sekali, sampai ketika dia mulai menciumi vaginaku, aku merasakan hal yang sangat enak sekali (suamiku belum pernah menciumi vaginaku), aku merasa ada sesuatu yang akan meledak dari dalam vaginaku, sampai ketika aku membuka mata, ternyata Riyan sedang membuka pakaian nya sampai dia telanjang bulat, ternyata Riyan mempunyai penis yang besar sekali, mungkin sekitar 18 – 20 cm, dengan bulu yang lebat, lalu Riyan mendekatkan penis di mulutku, sambil dia melanjutkan menciumi vaginaku. agen poker mania

Aku mengerti dengan keinginannya, karena aku baru melihat di web porno tadi, ada yang saling menciumi penis dan vagina dengan posisi cewek diatas mengulum penis, dan cowok dibawah menciumi vagina. Walaupun aku belum pernah melakukan hal tsb, tetapi karena aku sangat terangsang dan juga setengah sadar, aku masuk kan penis Riyan kedalam mulutku, terasa sangat susah karena penis Riyan besar sekali, tetapi aku berusaha meniru cara mengulum penis (seperti di web), dan ternyata Riyan mulai terangsang dengan kulumanku, aku merasakan penisnya mulai mengeras. Sampai suatu saat Riyan melepaskan penisnya dan membalikkan posisinya hingga penisnya tepat berada didepan vaginaku dan Riyan mulai menekan penisnya kedalam vaginaku, aku merasakan hal yang sangat enak sekali, yang belum pernah aku rasakan dengan suamiku, ketika Riyan mulai mengocok penisnya (mungkin karena penisnya sangat besar), setelah beberapa waktu Riyan mengajak untuk berganti posisi (aku belum pernah berhubungan sex dengan berganti posisi, biasanya dengan suamiku aku hanya berhubungan secara biasa saja), Riyan menyuruh aku tengkurap setengah merangkak, dan dia lalu memasukkan penisnya dari belakang, ternyata posisi ini sangat merangsang aku, hingga dari vaginaku terasa ada yang meledak. poker online

Setelah sekian waktu Riyan belum juga mengeluarkan sperma, Riyan lalu mencabut penisnya lagi dan menyuruhku untuk duduk dan dia memasukkan penisnya dari bawah, posisi ini kurang enak buat aku, karena terasa sakit diperut, ada yang terasa menyodok perutku, untung posisi ini tidak berlangsung lama, karena Riyan akan mengeluarkan sperma, Riyan lalu mencabut penisnya dan mengocok penisnya sendiri didepan mukaku, sampai ketika dia memuncratkan spermanya, aku tidak sempat mengelak, hingga spermanya muncrat mengenai mukaku, bahkan ada yang masuk ke mulutku, terasa asin, aku bingung sekali ketika Riyan memintaku untuk menyedot penisnya, aku agak jijik, tetapi aku pikir sudah kepalang basah, dan aku ingin merasakan bagaimana rasanya menyedot penis yang sedang mengeluarkan sperma, lalu aku akhirnya menyedot penisnya, terasa ada sesuatu yang kental masuk kedalam mulutku, rasanya asin, dan ternyata aku menyedotnya terlalu keras, hingga Riyan mendesis desis…entah keenakan atau kesakitan.., sampai akhirnya penisnya mengecil… Setelah aku membuang spermanya dari mulutku ke tissue, aku terlentang sambil beristirahat, ternyata Riyan langsung mulai menciumi vaginaku lagi, sampai aku merasa orgasme lagi…ternyata rasanya enak sekali bila vagina diciumi, setelah selesai kami berdua masuk kamar mandi untuk membersihkan sperma dimukaku dan mencuci vaginaku, Riyan juga mencuci penisnya. Ini adalah pertama kali aku berselingkuh dalam perkawinanku, aku merasa berdosa terhadap suamiku, tetapi bagaimanapun telah terjadi, dan aku tidak ingin suamiku mengetahui rahasiaku. agen poker online dan terpercaya

aura seksual bos istriku...


sebut saja namanya Dian, dia adalah seorang direktur sebuah perusahaan ditempat istriku bekerja, berumur awal 40an memiliki badan yang cukup proporsional sedangkan aku berumur pertengahan 30an. Awalnya aku mengenal Dian saat mengunjungi pameran batik bersama istriku. Perkenalan pertama yg tidak memberikan kesan spesial kecuali bahwa memang dia memiliki aura seorang pimpinan. Pada pertemuan2 berikutnya aku mulai lebih memperhatikannya dan mulai agak tertarik, terutama pada payudaranya yg tidak terlalu besar tapi cukup menantang. Apalagi Dian sering memakai baju model kaus kemben yg memperlihatkan belahan dadanya. Namun hanya sebatas ketertarikan normal seorang lelaki pada keindahan tubuh wanita, sampai pada bulan Desember 2008, dimana kejadian ini terjadi. agen poker online

Kantor tempat mereka bekerja mengadakan family gathering di hotel Novotel Bogor, dan hampir semua karyawan ikut serta membawa keluarganya termasuk saya, kecuali Dian. Memang selama ini Dian tidak pernah membawa serta suaminya atau anaknya saat menghadiri acara kantor. Kami menginap 3 hari di Novotel, hari pertama diisi dengan team building yang mempererat hubungan antar karyawan termasuk dengan keluarganya dan diakhiri dengan makan bersama mengelilingi api unggun. Hari kedua kami bermain outbound yang cukup melelahkan sampe sore hari, dan malam harinya kumpul bersama menyanyi menari dan tidak lupa disediakan anggur. Karena kegiatan outbound yg menyita tenaga, istriku memutuskan untuk tidur lebih awal dan tidak mengikuti acara kumpul bersama sampai larut malam. Namun saya masih berkumpul disana untuk menghindari kesan ingin menjauhkan diri dari teman-temannya Acara itu berlangsung cukup heboh dan banyak yg larut dalam suasana dan minum anggur cukup banyak. poker online

Pukul 11 saya merasa agak capek dan memutuskan untuk kembali ke kamar di lantai 3. Tidak lama saya berjalan, saya melihat dian di depan saya berjalan agak pelan sambil memegangi kepalanya, dan terlihat agak terhuyung. Saya memutuskan untuk menyusulnya dan menanyakan apakah dia baik- baik saja. "Bu, ibu baik-baik saja?" Dian "Oh iya, cuma agak pusing. Minumnya kebanyakan" sambil tersenyum. Namun kembali Dian agak terhuyung dan nyaris jatuh sehingga saya spontan menangkap tangannya. "Bu, saya antarin Ibu ke kamar aja ya, takutnya nanti Ibu Jatuh" Dian terlihat agak sungkan namun akhirnya menjawab "iya deh, terima kasih" kebetulan kamar Dian hanya berada 2 kamar dari kamar saya. Sebagai gambaran, malam itu Dian mengenakan baju model kaus kemben (tanpa lengan) warna kuning, dan semacam syal (atau apapun namanya) yang menutupi leher dan lengan atasnya. Namun belahan dadanya cukup terlihat dan bentuk payudaranya tercetak jelas dalam balutan baju yg ketat tersebut. Sambil jalan, beberapa kali Dian agak terhuyung dan menubruk saya sehingga beberapa kali payudaranya menempel ke lengan kiri saya dan membuat ku agak terangsang, apalagi saat Dian agak membungkuk terlihat jelas belahan dadanya yg memang sebelumnya sudah membuat saya tertarik. Keluar dari lift di lantai 3 Dian terlihat makin kepayahan sehingga saya memutuskan untuk memapahnya, posisi yang membuat saya sangat leluasa memandangi belahan dadanya sekaligus merasakan rasa kenyal di lengan saya. Sampai didepan kamarnya Dian mengeluarkan kunci magnetik kamar dan membuka pintu. agen poker indonesia

Saya memapahnya masuk dan berniat untuk membaringkannya di ranjang, namun secara tidak sengaja kerah baju saya tertarik tangannya saat dia saya baringkan sehingga saya kehilangan keseimbangan dan jatuh tepat menimpa tubuhnya. Kondisi saya yg sedang terangsang sepanjang perjalanan membuat saya terdiam sejenak menikmati posisi yg makin menambah rangsangan, apalagi ditambah dengan bau parfum Dian yg agak bercampur dengan bau anggur dari nafasnya. Tiga empat detik kemudian saya mencoba bangun dengan menopang badan menggunakan lengan dengan posisi kepala menatap kebawah, ke wajah Dian yg ternyata diam, dengan kepala agak mendongak keatas, mata tertutup dan bibir sedikit terbuka seolah menikmati tubuhnya tertindih oleh tubuhku. Kondisi diriku yg sudah terangsang hebat membuatku kehilangan kendali atas nafsu dan langsung mengecup bibirnya, pertama dengan pelan, tidak ada respon ataupun penolakan dari Dian membuatku semakin berani menciumnya dengan lebih kasar (french kiss) sambil menyapukan lidahku dibibirnya dan mengadukan dengan lidahnya yg memberikan respon menyambut. Tanpa menunggu lebih lama tanganku langsung turun meraba payudaranya yg masih terbungkus baju ketat, dan meremasnya pelan. Kembali tidak ada penolakan yg membuatku berani menarik bajunya kebawah sehingga payudaranya yang masih terbungkus BH strapless kini tanpa penghalang. Tanganku kembali meremas payudaranya, kali ini dengan sedikit tekanan yang membuat nya melenguh "ehhhm" tdak puas meraba dari luas saya memiringkan badan Dian sehingga tanganku leluasa membuka kancing BH nya dari balik punggungnya dan membuangnya ke lantai. Kini sepasang payudara Dian benar2 tanpa penghalang apapun. poker bonus

Tanpa menunggu komando, saya langsung mengalihkan ciuman saya ke payudaranya, ciuman lembut, ditambah ciuman keras, kadang sedikit menggigit dan lidahku menjulur-julur menyapu merasakan seluruh bidang payudara Dian yg putih mulus. Tidak puas-puasnya saya menikmati payudara Dian, dari sebelah kiri ke sebelah kanan, putingnya yg berwarna coklat saya hisap kadang pelan kadang keras, sambil lidahku memilin-milin mempermainkan ujung putingnya yang membuat Dian mengeluh nikmat "ahh..ahhh" sekitar 5 menit saya bermain dipayudaranya saya mulai merasa tidak tahan, dan ingin merasakan lebih. Saya berdiri, dan membuka celana jeansnya sekaligus sambil menarik turun CD nya sehingga Dian sekarang bugil total didepanku. tubuhnya putih mulus, nyaris tanpa selulit yg menunjukkan memang dia menjaga tubuhnya dengan baik. Tanganku kemudian bergerak membuka baju dan celanaku, namun Dian ternyata sigap untuk setengah berbaring, dan tangannya membuka celana dan celana dalam ku. Begitu penis saya terbebas dari sarangnya dengan cekatan Dian langsung memegang dengan tangannya dan dimasukkan kedalam mulutnya. Hisapannya, ditambah permainan lidahnya dan kocokan tangannya benar-benar membuat saya merasakan kenikmatan luar biasa, dan nyaris tidak sanggup bertahan. pokermania

Namun perasaan sayang kalo tidak berhasil memcumbui Dian dengan sempurna (ML) membuat ku cepat menarik penis ku dari mulutnya dan kembali membaringkan Dian, kembali mulutku menciumi dan mempermainkan puting susunya sambil tangan ku menyentuh klitoris dan bibir vaginanya. kemudian ciumanku bergerak turun menciumi perutnya, pahanya, lipatan pahanya, sambil kemudian membuat gerakan cepat menyambar dan menyedot-menyedot klitorisnya yang membuat Dian agak berteriak "Ahhhhhh" tidak puas dengan itu, aku memasukkan jariku kedalam vaginanya, mulai dengan satu jari tengah, kemudian jari telunjuk menyusul kedalam, sehingga dua jariku bermain keluar masuk vaginanya sambil mulutku menciumi dan menghisap-hisap klitorisnya. sekitar 2-3 menit saya bermain diposisi tersebut sampai merasa yakin Dian sudah nyaris mencapai orgasme dan akhirnya aku kembali ke atas menciumi bibirnya sambil membimbing penisku untuk penetrasi ke dalam vaginanya. Dian kembali cukup cekatan dan tangannya ikut membimbing penisku kedalam vaginanya dan langsung aku menghunjamkan penisku dengan sentakan keras yg kembali membuatnya berteriak tertahan "ahhhh" nafas kami berdua sudah memburu kencang pertanda nafsu yg sudah sangat terangsang. kembali aku melakukan penetrasi dengan sentakan-sentakan keras diselingi sentakan-sentakan cepat. Payudara Dian yang bergerak naik turun seiring dengan hentakan penetrasi penisku benar-benar pemandangan yang sangat menarik dan membuatku semakin terpacu dengan gerakan-gerakan penetrasi. Tidak lama wajah Dian terlihat tegang dan tangannya mencengkeram tanganku pertanda Dian hampir mencapai orgasme. Aku lalu mempercepat penetrasi kedalam vaginanya sampai akhirnya Dian terlihat menggelinjang dan otot vaginanya agak mencengkeram penisku yg berada didalam. poker terpercaya

Aku kembali mempercepat penetrasi sampai akhirnya aku ejakulasi didalam vagina Dian. Kami terbaring berdampingan, kelelahan, "Mbak, enak nga" tanyaku; Dian menjawab "enak banget. makasih ya" kemudian kami terdiam sambil berbaring dengan tanganku tetap masih belum puas memainkan dan mengelus-elus payudara Dian. Tidak lama aku melihat Dian sudah tertidur, aku segera berdiri, jangan sampai ketiduran disini pikirku, dan memakai pakaianku. setelah berpakaian rapi kembali, aku mencium pipi Dian sambil membisikkan "Terima Kasih karena membuat fantasiku menjadi kenyataan" tidak lupa aku kembali menciumi payudara dan menghisap putingnya sekilas. yang paling penting tidak lupa aku mengambil HP ku dan mengambil kenang-kenangan. Kemudian aku bergegas keluar sambil berhati2 agar tidak ada yg memergoki ku keluar dari kamar Dian, dan kembali ke kamarku dan tidur disamping istriku yang sedang tertidur pulas. Keesokan harinya pagi-pagi kami berkemas pulang sehingga tidak sempat bertemu dengan Dian "Maafkan aku sayang" mudah2an istriku tidak pernah mengetahui kejadian ini. Ini adalah pertama kali aku berselingkuh, dan sampai sekarang aku belum pernah bertemu dengan Dian lagi karena kesibukan masing- masing.  agen poker online dan terpercaya

Selasa, 23 Juni 2015

berbagi gadis cantik dengan ayah ku


Indra pulang lebih awal berhubung dia dihubungi oleh kakaknya untuk segera pulang, misterius banget beritanya. Selama dalam perjalanan pulang hatinya galau dan cemas, apakah terbaca oleh kakaknya no hp si Budi di iklan kamar kost. Sesampainya Indra di rumah, terlihat muka masam kakak perempuannya,hm.. gawat. “Ada apa kak? Kok kelihatannya gawat ?” Tanya Indra cemas, semoga saja bukan masalah Budi. “Tadi Vera menelpon, Papa kita sepertinya berselingkuh dengan salah satu pegawainya” Indra merasa lega (rumah kost maksiatnya masih bisa terus beroperasi), tetapi dia kebingungan mendengarnya, kok bisa sih bokapnya selingkuh dengan pegawainya, setahu dia sistem perekrutan pegawainya sama dengan konsep kakaknya, tidak boleh ada yg lebih cantik dari Nyokap dan Kakaknya, kalo lebih muda yah lumrah, lagian si Vera kakak perempuan sulungnya menjabat sebagai seketaris dan asisten Bokapnya, semua pegawai biasanya di sensor dulu olehnya, kok bisa kebobolan atau Bokapnya sekarang sudah rabun tua, jelek terlihat cantik di matanya? “Jadi si Vera nangkep basah Papa lagi berduaan sama selingkuhannya ?” Indra bertanya sambil berusaha untuk tidak membayangkan Bokapnya yg sama kurusnya dengan dia tetapi lebih bungkuk badannya dan telah beruban sedang menggenjot cewek ceking , atau barang kali gembrot di kantornya. “Tidak, hanya saja Papa menyuruh Vera untuk memberikan bonus untuknya mobil yg lebih mewah dari standard bonus pegawai lain, ”Kakak Indra mencak2, ” Papa juga terlalu sering meeting dengan kliennya bersamanya tanpa melibatkan Vera, Mama juga curiga akan hal ini, Vera ingin kita menyelesaikan masalah ini, kasihan Mama,” “oh.. Gituh” Indra merasa dia harus ikut prihatin, ” jadi rencana kalian gimana, ” “Vera setuju dengan Papa bahwasannya prestasi Cindy ,pegawai genit itu memang bagus, dan berhubung kliennya dari Jakarta, maka sudah seharusnya dia mendapatkan mobil tersebut dan pindah ke Jakarta agar bisa lebih dekat dengan kliennya, hi..hi.. kita buka kantor khusus hanya untuk dia saja..jadi tidak menganggu moral kerja pegawai lain dan papa akan kesulitan menemuinya lagi..hi..hi.” Kakak Indra tertawa sinis mirip tokoh2 wanita jahat ala sinetron tv . “Papa setuju?” Indra bertanya, ” Dan kenapa tidak dipecat saja daripada susah2 pindahin dia,” “Hm..rencananya sih begitu, tetapi klien yg dibawanya memberikan kontrak jumlah besar pada kita, dan menurut Vera pemilik perusahaan itu Ortu daripada Ipar Cindy, jadi kita tidak mau beresiko diputuskan kontrak, malah bisa2 Besan Cindy merasa kita membalas jasa baik Cindy bila dia kita pindahkan ke sini dan dapat kantor khusus untuknya …hi..hi..” Indra merinding mendengar tawa licik kakaknya. “wah.. hebatnya rencana kalian, berarti sudah beres donk ,” Indra sudah tak sabar ingin kembali ke rumah kostnya dan menggarap Desy,” jadi sudah bereskan , .. saya mau lanjutkan belajar bareng Budi” “Hei,.. jangan egois gituh,” kakak Indra menatap tajam, ” Dia sudah diberangkatkan tadi siang oleh Vera, kamu jemput dia sekarang dan kamu carikan dia tempat tinggal sementara, cari saja hotel murahan sementara dulu, ntar besok kamu carikan rumah sewa sekalian yg bisa dijadikan kantor untuknya, ” “Lho.. kok hotel ?” Indra yg kesal karena tidak bisa balik ke rumah kost mereka menyela,” agen poker

Bukankah kita sudah ada kandang buat orang jelek di sebelah rumah Ini,” Kakak Ipar Indra sedari tadi diam saja tiba2 saja memuncratkan kopi yg diminumnya saat mendengar perkataan terakhir Indra, kakak Indra melotot pada Indra lalu mendelik matanya pada suaminya yg tak sanggup menahan tawanya, terbahak2 dia dan menghindar berlari ke kamar mandi. “Kamu ,…huhh.. dasar anak durhaka … kamu tidak sayang Mama”Muka Kakak Indra merah padam menahan marah hingga mukanya yg tidak cantik menjadi jelek ( apa bedanya yah?)“Iyah…yah….Gue berangkat,.. “ Indra buru2 kabur meninggalkan kakaknya yg belum berhenti mengomel2 . Indra tidak peduli bahwa dia tadi lupa menanyakan manifest penerbangan Cindy pada kakaknya, segera berangkat ke airport, dia kesal banget karena tidak berkesempatan menggarap Desy gara2 Cindy, hm… yg ini gimana orangnya,.. Indra penasaran dengan selera Bokapnya, kalo wajahnya tebak Indra pasti dibawah kategori, cuman Bodynya saja yg bisa dinilai seperti kebanyakan pegawai lainnya. Sesampainya di Airport baru teringat olehnya data2 Cindy tidak ada, ogah dia menelpon kakaknya Indra lalu mengikuti jejak penjemput lainnya, dia menuliskan nama Cindy dan nama perusahaan Bokapnya di kertas dan bergabung dengan mereka di pintu keluar domestik. Saat Indra baru ingin berjongkok karena merasa akan lama di sana, dari kerumunan sekelompok orang melangkah keluar seorang wanita cantik, sepertinya baru saja diajak oleh orang2 itu foto bareng, artis kali yah Indra berpikir. Wanita itu berjalan kearah Indra yg tertegun karena sepertinya artis penyanyi kris Dayanti mendekatinya, Indra melihat2 ke kiri kanan dan belakangnya, takut ntar ke ge.er.. an, manatau aja ada cowok ganteng di belakangnya yg menjemput artis itu.  agen poker mania

Artis itu semakin mendekat ke Indra yg mulai berdebar2 gugup, lalu Artis itu berkata padanya dan menyodorkan tangannya bersalaman, “hai.. saya Cindy.. kamu pasti Indra putera tunggal pak Mulyono kan ?” “hah..iii…iii..yyahh..?” gugup Indra menjawab dan mulutnya ternganga melongo memandangi sang Artis. “Ka..kamu Bu..bu..kan Kris dayanti?” Indra kebingungan bertanya. “hi.. hi.. kamu lucu Indra … saya Cindy, kalo mau dianggap kris dayanti juga boleh ” Cindy tertawa. Indra yg masih takjub dengan penampilan Cindy lalu menyalaminya dan membantunya membawa kopernya yg gede, dia berjalan ke areal parkir diikuti oleh Cindy di belakangnya, sepanjang perjalanan mata semua orang menatap mereka. Sesampainya di mobil Indra lalu memasukkan koper Cindy dan Cindy membuka pintu penumpang depan, Indra masuk dan menghidupkan mobil, sambil terus melirik ke Cindy setiap kesempatan. Dalam hati Indra terus memikirkan bagaimana bisa Vera kebobolan memasukkan cewek secantik artis ini bekerja padanya,.. hm .. rupanya mata Bokapnya belum rabun,. Dia saja kalo ada kesempatan pasti habis digarapnya cewek secakep artis ini. “Kamu mirip dengan papa kamu yah, berarti dulu Pak Mulyono pasti seganteng kamu,” Cindy memecahkan keheningan dalam mobil, “ Kurusnya juga sama..hi..hi.. ” “eh..engg..ah masa sih gue ganteng?” Indra membusungkan dadanya bangga. “I..yah dong.. kamu sembunyikan saja sih.. dengan kacamata kamu , ntar.. kalo kita jalan2 bareng saya pilihkan kacamata yg cocok buat kamu, ” Cindy menggoda Indra. “wah.. gue percaya saja sama Mbak Cindy, “ Hidung Indra kembang kempis dipuji Cindy, “mbak Cindy juga cantik,.. tadi saya Kira artis Kris Dayanti, ” “Oh.. yah pantesan tadi banyak yg ngajak saya foto bareng..hi..hi.. rupanya saya dikira artis penyanyi ” Cindy tertawa lepas sehingga payudanya yg ukurannyapun mirip sang artis berguncang, glek Indra menelan ludah melihatnya. Indra yg tak tahan penasaran akhirnya memberanikan diri menanyakan pada Cindy, bagaimana wanita secantik Cindy bisa nyasar ke perusahaan Bokapnya. Cindy yg mulanya diam sejenak lalu meminta Indra berjanji menjaga rahasiannya sebelum diceritakan, disanggupi oleh Indra. Cindy rupanya melakukan operasi plastik pada seluruh wajahnya, hidungnya dimancungkan dan pipinya sengaja di kempotkan sehingga lesungnya jelas terlihat dan melakukan liposucktion di beberapa bagian tubuhnya sehingga mendapatkan bentuknya yg aduhai seperti sekarang ini, Dia sengaja memesan dokter bedah plastik tersebut untuk membuatnya semirip mungkin dengan artis penyanyi idolanya.Dalam hati Indra menertawakan kakaknya yg kebobolan,.. tak pernah terpikirkan oleh mereka kemajuan zaman yg bisa mengubah wajah seseorang dari jelek menjadi cantik, seharusnya mereka juga ikutan dioperasi plastik..he..he.. biar perusahaan Bokapnya bisa lebih bersinar daripada sekarang yg lebih mirip LPT (Lembaga Perawan Tua) saking banyaknya pegawai jelek yg pada jomblo. “Aku mau dibawa kemana nih Indra?” Tanya Cindy kemudian. poker bonus

“eng… Tadi dipesan kakak gue tuk bawain kamu ke hotel duluan…, ntar besok baru nyari Ruko untuk kamu jadiin rumah dinas dan kantor kamu,” gelagapan Indra menjawab saat dia lihat Cindy merengut sewaktu dia bilang hotel. “Huh kakak kamu ituh, cemburuan banget,” Cindy merengut,” Saya tidak suka ke hotel, masa saya di tinggal seorang diri di sana , sayakan takut, Indra temenin saya yah,” Glek,.. tentu saja Indra mau, tetapi yg keluar dari mulutnya,” Bisa mencak2 Sella kakak saya kalo gue gak pulang malam ini, apalagi kalo tahu gue nginap bareng kamu,” “hi..hi.. kamu takut yah sama kakak kamu, lebih berani Papa kamu donk kalo gituh,”tantang Cindy. “Lho.. jadi beneran kamu memang selingkuh sama Papaku?” Indra kaget.“lha..iyalah.. perawan saya Papamu yg renggut, ” Cindy sengaja mencemberutkan wajahnya, padahal dalam pikirannya terbayang nikmat saat bersetubuh dengan Papa Indra. “waduh, nekat juga yah Papa gue,” Indra nyegir, dalam otaknya yg sudah ngeres membayangkan nikmatnya melahap Selingkuhan bokapnya seperti cerita stensilan yg sering dia baca semasa kecil. “Hm.. bagus kagak permainan Papa gue?” Indra mulai memancing.Cindy kaget melihat senyum nakal Indra menggodanya lalu membalas, “Mantep dong, punya Papamu anunya panjang,” “Oh yah,.. hm.. masak sih,.. tapi biasanya orang bilang buah jatuh tidak jauh dari pohon lho,” Indra tertawa makin ngeres otaknya setelah melihat sepertinya Cindy juga mulai terbawa suasana.( suasana saling pengen lahap-melahap gituh) “Hm,.. kalo tidak Nampak mana terbukti, ” Cindy melirik ke selangkangan Indra, ” Makanya elu nginap saja malam ini bareng gue dan buktikan donk..hi..hi..” “wah..wah..nantang gue nih, ” Indra semakin bingung , Dia sebenarnya sudah pengen menikmati Cindy tetapi kalo tidak pulang malam ini Sella kakaknya pasti curiga dan bisa ngadu sama nyokapnya. Indra diam dan berpikir, terbesit diotaknya ide untuk membawa Cindy ke rumah kostnya. poker mania

lha di sana dia kan ada yg nemani, dan dia bisa pulang sehabis menggarap Cindy..hm.. ide bagus menurutnya. “Kalo gitu, gimana kalo saya bawa kamu ke rumah kost saja, disana sedikit rame, jadi kamu tidak perlu takut, ” Indra lalu lanjut berkata, ” di sana ramah2 penghuninya, yg punya temen karib gue, kamarnya bersih dan mewah kok, ada acnya lagi tiap kamar,gimana mau ?” “kamu ikut nginapkan ?” Cindy bertanya dengan suara manja. “Eng.. saya temani sampe malam saja yah,..toh ntar gue kenalin sama mereka,.. jadi kamu kan ada yg nemani gituh,.. pokoknya gue atur deh kamu jangan sampe kecewa malam ini,” Indra keluarkan jurus wajah penuh perhatian dan pengertian palsunya. “janji yah..Indra, ” Cindy tersenyum tanda setuju. Sepanjang perjalanan ke rumah kost Indra mereka ngobrol dan tentunya makin lama makin ngeres arah obrolannya membuat Cindy makin berani mengelus2 Indra dan merebahkan dirinya pada Indra, layaknya sepasang kekasih. Saat Indra membawa Cindy ke dalam rumah yg berteriak paling keras kaget adalah si Desy, sama seperti yg lainnya dia mengira Indra membawa pulang kris Dayanti. Indra mengenalkan Cindy pada Desy, Ayu dan Budi. Mereka sebenarnya mau ngobrol dengan Cindy, tetapi Indra lalu membawa masuk Cindy ke kamar yg masih kosong dengan beralasan pada mereka Cindy lelah, padahal dia sudah tak sabar ingin melahapnya. Begitu pintu tertutup, Indra langsung meletakkan kopernya dan langsung memeluk Cindy dan menciumnya, dan dibalas oleh Cindy penuh nafsu. Budi menggigit bibir bawah Cindy dan memainkan lidahnya dalam mulutnya, saat lidah Cindy membalas masuk dalam mulut Indra langsung menyedot dan menggigit halus, hm.. Cindy merasakan nikmatnya permainan bibir Indra, 1-0 untuknya dibanding Bokapnya. poker online

Tangan Cindy lalu mulai membuka kancing baju Indra, tetapi Indra lalu menyambung membuka sendiri dan celananya cepat, Cindy juga menelanjangi dirinya. Mereka lalu merebahkan diri ke atas ranjang baru yg belum dilapisi sprei oleh Ayu. Indra bergerak meremas lembut payudara Cindy dan memainkan lidahnya pada puting Cindy, dijilatinya, lalu di gigit lembut, dan diemut2. Hm… Cindy mendesah kuat, 2-0 untuk Indra, permainan lidahnya Indra nikmat sekali, Cindy yg hanya pernah bersetubuh dengan Bokap Indra merasakan awalnya saja sudah sangat nikmat bersama Indra gimana selanjutnya, dia mendesah terangsang hebat. Indra bergerak turun dan memainkan lidahnya pada kelentit vagina Cindy, lalu bibir vaginanya dan lubang duburnya berganti2an. Indra lalu memasukkan jarinya kedalam lubang Vagina Cindy, tangannya mengobel dan mengelus2 dinding dalam vagina Cindy, yg membuatnya mendesah makin Kuat dan mengelinjang. Cindy takjub dengan permainan oral Indra yg baru dia rasakan, seumur dia tak pernah merasakan sensasi yg begitu nikmat, hm..gila.. tak mungkin lagi ngasi angka, Indra menang mutlak dibanding Bokapnya, Cindy memejamkan matanya menikmati. Saat Indra berhenti Cindy yg masih memejamkan mata merasakan nikmat dengan mulutnya yg memang lagi menganga merasa ada sesuatu yg memasukinya, dia terbelalak saat melihat yg masuk dalam mulutnya Zakar panjang Indra. Hm.. permainan apa pula sekarang Indra lakukan, Cindy lalu merasakan hangat dan denyutan zakar Indra dalam mulutnya, ditambah sodokan Indra sehingga kepala zakar Indra menabrak2 dining tenggorokannya, hm..nikmat juga permainan ini,“hm.. hm..” Cindy mendesah dengan zakar Indra dalam mulutnya, dimainkan lidahnya pada zakar Indra sehingga dia semakin merasakan denyutan zakar Indra. poker indonesia

Sesaat kemudian Indra mencabut zakarnya dan menyuruhnya nungging, Cindy turuti dan dia rasakan zakar Indra memasuki lubang vaginanya,.. hm.. nikmat sekali dan terasa olehnya dinding lubang vaginanya merasakan hangat dan denyutan zakar Indra hingga terasa dalam sekali, lebih dalam nikmatnya daripada zakar Bokapnya. “oh….ah..ah…arghh” Cindy mendesah kuat menikmati zakar Indra yg sekarang bergerak maju mundur dalam vaginanya, perlahan dan kemudian makin cepat, Cindy juga makin mempercepat desahannya ..oh..nikmat sekali dia rasakan saat itu. Sayup2 suara desahan dan erangan Indra dan Cindy terdengar sampai ruang keluarga yg senyap karena Desy sepertinya sudah kecapekan membual, Budi mengajak mereka tidur, Ayu bingung, “Mas Budi ngajak Ayu atau mbak Desy?” tanya Ayu. “Maunya aku yah kalian berdua “ jawab Budi yg berusaha mengelak cubitan Desy, “iih.. maunya… hi..hi.?” Desy tertawa. Budi lalu merangkul Ayu dan menggandeng Desy berjalan ke kamarnya. Budi yg terbiasa tidur hanya berkolor ria membuka baju dan celananya, Ayu yg tidak tahu mengenai itu mengira Budi bersiap2 untuk bertarung, Ayu lalu menelanjangi dirinya sendiri dan naik ke atas ranjang dan tangannya lalu menyusup masuk kolor dan meremas2 zakar Budi. Desy terkejut melihat Ayu yg begitu agresif, tidak mau kalah lalu ikut bertelanjang ria, ah.. masak gue kalah sama cewek udik, Desy berkata dalam hati. Desy lalu naik ke ranjang dan mencium puting Budi dan memainkan lidahnya pada putingnya. Budi yg awalnya kaget dengan tindakan kedua cewek tersebut tidak jadi menolak, dia lalu menikmati permainan kedua cewek tersebut apalagi saat Ayu memasukkan zakarnya ke dalam mulutnya dan menghisap serta memainkan lidahnya pada kepala zakarnya langsung merem melek kenikmatan. agen rupiah indonesia

Desy lalu mencium Budi penuh nafsu dan mengarahkan tangan Budi ke vaginanya, Budi lalu mengelus dan memasukkan jarinya ke lubang vagina Desy dan menggerakan jarinya maju mundur cepat membuat Desy mendesah menikmatinya. Tangan Budi lalu meremas2 payudaranya dan memainkan jarinya pada puting Desy, sesekali Budi memindahkan tangannya mengobel2 lubang vagina Ayu yg telah bergeser ke arahnya. Ayu yg melihat zakar Budi telah mengeras lalu cepat2 berganti posisi menaiki tubuh Budi dan memasukkan zakar budi dalam Lubang Vaginanya , dia takut terserobot Desy. Ayu lalu mendesah dan menggerakkan pinggulnya maju mundur dan memutar mencari posisi yg dia rasa paling mantap menikmati zakar Budi. Desy yg kheki melihat gerak cepat Ayu lalu menaiki tubuh Budi juga dan mengarahkan Vaginanya ke wajah Budi, dia rasakan ciuman dan jilatan lidah Budi pada kelentit dan bibir vaginanya,..hm.. nikmat sekali , dia lalu meraih tangan budi dan menuntunnya meremas payudaranya. Ayu yg memandangi punggung Desy mengeliat nikmat tidak mau kalah meraih tangan Budi yg lain dan meletakkannya pada payudarnya, oh.. ah.. sengaja dia mendesah kuat saat tangan Budi meremas payudaranya dan memainkan putingnya. Desy tidak mau kalah, dia juga ikut mendesah makin kuat sehingga suara desahan mereka memenuhi kamar, “oh.. ah.. ah…arh…..oh..”Desy yg tidak mau terserobot lagi membalikkan tubuhnya dan kali ini pantat montoknya yg menghadap ke wajah Budi, Desy kembali mendesah saat Budi kembali memainkan lidahnya, kali ini dia rasakan geli2 nikmat lidah Budi bergerak menjilati dari bibir anusnya hingga kelentitnya. Desy sekarang menatap ke arah wajah cantik Ayu, dia melihat hidung mancung Ayu dan bibir mungilnya ternganga mendesah menikmati zakar Budi, hm..emang manis wajah pembokat ini, tanpa sadar Desy yg sudah terangsang lalu gemas memeluk Ayu dan mencium bibirnya, Ayu kaget tetapi dia tidak menolak saat merasakan sensasi nikmat ciuman Desy,hm.. sama nikmatnya dengan ciuman kedua jurangan mudanya, Ayu lalu membalas ciuman Desy. agen poker terpercaya

Kedua tangan Ayu lalu bergerak meremas buah payudara Desy, lalu satu tangan turun dan mengelus2 vagina Desy, Budi heran karena tiba2 saja Desy menjauhkan vaginanya dari wajahnya, dia lalu melihat kedua cewek tersebut berciuman dan saling meremas payudara masing2 diatas tubuhnya, Budi kaget, tetapi dia menikamati pemandangan di depannya, kedua tangannya lalu menopang kepalanya agar bisa melihat dengan nyaman. Tangan Desy mengelus2 atasan vagina Ayu dan memainkan jarinya pada kelentit Ayu, sementara jari Ayu mengobel2 lubang vagina Desy. Tangan Budi lalu bergerak mengelus2 punggung Desy lalu bergerak memutar ke depan dan meremas2 payudara Desy. Ayu melepaskan Ciuman Desy dan mendesah makin kuat dan makin cepat menggoyang pinggulnya, lalu dia memekik merasakan dahsyat nikmat orgasmenya, Ayu merebahkan dirinya ke samping Budi dan memeluk Budi dan tangannya mengelus2 dada Budi dan sesekali dia mencium dan memainkan lidahnya pada puting Budi. Desy lalu mengantikan posisi Ayu, sekarang dia menghadap ke Budi dan mulai menggoyangkan pinggulnya dengan zakar Budi dalam lubang vaginanya. Desahannya cepat mengikuti goyangan pinggulnya. Tangan Budi lalu meraih payudara besar Desy yg juga berguncang cepat mengikuti gerakan pinggulnya, diremas2nya payudara Desy. Sesaat kemudian Desy memekik nikmat, dia lalu naik dan melihat mengambil kolor Budi lalu melap zakar Budi kemudian dia mulai melakukan oral pada zakar Budi dengan tangannya dia mengocok2 zakar Budi. Ayu tidak mau ketinggalan lalu ikut mengerumuni zakar Budi, berganti2 an Ayu dan Desy saling menjilati zakar Budi membuat Budi mengerang nikmat, saat erangan Budi makin kuat, Desy yg tahu Budi hampir mencapai klimaksnya lalu mendorong Ayu dan merebut zakar Budi dan memasukkannnya ke dalam mulut. poker mania

Desy langsung menyedot kuat saat dia rasakan semburan sperma Budi dalam mulutnya, Budi langsung melolong kuat kenikmatan. Begitu selesai Ayu dan Desy tertawa terbahak2 mengenang aksi mereka barusan, Budi tersenyum senang. Mereka lalu tertidur seranjang dalam kamar master room. Sementara di kamar yg lain Cindy yang memekik merasakan nikmatnya orgasme dengan zakar Indra dalam vaginanya dengan kedua tangan Indra yg meremas2 payudaranya, hm.. nikmat sekali dia rasakan, sepertinya dua kali lebih nikmat dibandingkan dia orgasme saat masturbasi, sedangkan dengan Bokap Indra, dia tidak pernah orgasme, bokap Indra terlalu cepat nembak,sedangkan anaknya,.. wow.. masih belum nembak. Dia lalu makin mempercepat gerakan pinggulnya agar Indra segera nembak. Indra akhirnya menembakkan spermanya dengan posisi Cindy diatasnya, sepanjang permainan mereka terus berganti2 gaya, Indra sengaja melakukan banyak gaya tersebut untuk memamerkan bahwa dia lebih jago memuaskan cewek dibanding Bokapnya. “oh..ah..arghh..” Budi mengerang nikmat saat dia menembakkan spermanya, sementara Cindy memelankan goyangannya lalu berhenti dan memeluk Indra dan berusaha membujuk Indra agar tidak pulang malam itu, dia masih ingin orgasme lagi bareng Indra sekali lagi. Indra yg sudah melampiskan Birahinya pada Cindy malam itu, sedangkan siang sebelumnya pada Ayu mampu mengontrol dirinya, tidak terpengaruh dengan suara manja Cindy, dia janji besok sepagi mungkin dia datang dan memberikan orgasme kepada Cindy terlebih dahulu sebelum kuliah. Indra meninggalkan Cindy saat jam menunjukkan pukul sebelas malam, sepanjang perjalanan pulang Indra merancang skenario untuk kakaknya agar dia tidak curiga saat dia pulang begitu larut malam. agen poker online dan terpercaya

cemburu buta membuat menjadi bodoh

Kebetulan pada saat itu, saya mempunyai seorang kekasih teman satu sekolah, nama panggilannya Rin. Dia adalah anak ke 3 dari 7 bersaudara. Rin tinggal di Bandung bersama kakaknya sedangkan orang tua dan adik-adiknya menetap di luar Jawa. Selama berpacaran dengan Rin, saya belum pernah melakukan seperti apa yang saya lakukan dengan Mbak Ami di Yogya. Paling maksimal saya hanya mencium pipi atau kening Rin, itupun saya lakukan jika ada acara khusus. Seperti biasanya, karena usai sekolah sore hari maka saya mengantarkan Rin pulang ke rumahnya di daerah Bandung Barat. Biasanya setelah sampai dirumah Rin saya langsung pulang, tapi hari itu saya sengaja untuk masuk dulu ke rumah Rin. poker online

“Kamu mau saya temanin dulu apa nggak?” tanya saya kepada Rin. “Temanin yach.., besok khan tanggal merah, lagian kakakku lagi nonton di luar”, jawab Rin dengan ringannya. “Ok, kalau gitu mobilnya saya masukin ke carport aja, nggak usah diparkir di jalan”, balas saya sambil membuka pintu pagar rumahnya. Setelah memasukkan mobil, saya terus masuk ke ruang tamu dan duduk. Tidak begitu lama Rin ke ruang tamu sambil membawa teh hangat untuk saya. “Aku ganti baju dulu, kamu minum dech” kata Rin kepada saya. “Iya, aku nunggu di sini aja lah, kamu jangan lama-lama ganti bajunya” kata saya. Tidak begitu lama, Rin telah kembali dengan menggunakan kaos dan celana pendek. Dia duduk di samping saya, begitu saya perhatikan ternyata satu kancing bagian atas kaosnya dibuka. Hal itu menimbulkan rangsangan untuk mencumbunya. “Rin, kakakmu kira-kira pulang jam berapa” tanya saya. “Yach.. Paling juga jam 10 an sampai rumah, kenapa?” tanya Rin kepada saya. “ Nggak.. Ya berarti masih ada waktu cukup” sahut saya lagi. “Emang.. Mau apa?” tanya Rin menyelidik Kemudian saya menarik badan Rin untuk bersandar di badan saya dan saya tanya,” Boleh saya cium kamu?” Tanpa menunggu jawaban dari Rin, saya sudah mendaratkan bibir saya di bibirnya. Uch.. Rin pun membalas ciuman saya ini dan dia juga membuka mulutnya dengan maksud agar lidahnya bisa menggapai lidah saya. poker bonus

“Rin.. Aku sayang sama kamu” kata saya seraya menghentikan untuk sesaat ciuman di bibirnya. “ He.. Eh, aku juga” balas Rin sambil terus menggigit bibir dan lidah saya. Sambil mencium, tangan saya juga sudah mulai mengelus punggungnya dan kemudian bergeser ke lengannya dan berhenti sejenak di sekitar ketiaknya. Tangan Rin pun semakin kencang memeluk badan saya, kelihatannya Rin sudah terbawa emosinya dan dia juga kelihatannya menikmati ketika saya mulai mencium belakang telinga dan lehernya. “Shh.. Ach.. Ko, geli” desah Rin sambil ke dua tangannya memegang kepala saya. “ Rin.., suka ya..?” tanya saya sambil terus menciuminya dan tangan saya mengelus-elus lengannya. Ciuman saya dari leher kemudian turun ke bagian bawah leher dimana kancing kaosnya sudah terbuka satu. Hanya sebentar ciuman saya di daerah itu, kemudian ciuman saya geser lagi ke bibirnya. Sambil berciuman, saya pindahkan tangan saya ke buah dadanya dan saya usap-usap dari luar kaosnya dengan sekali-kali saya remas. “Ko.. Jangan.. Sakit” bisik Rin sambil kepalanya mendongak ke atas. Tangan sayapun terus mencoba untuk masuk melalui kancing yang telah terbuka dan langsung menyusup ke dalam cup bra nya. “Ach..” desah Rin, sambil tangannya ikut memegangi tangan saya, ntah maksudnya melarang atau mempertahankan tangan saya untuk terus mengolahnya. Tetapi.., setelah beberapa saat saya meremas buah dadanya, tiba-tiba.. “Plak..” tangan Rin pun menampar pipi saya. Kaget juga saya dengan tamparan dia itu, saya pikir saking enaknya di remas buah dadanya sehingga dia menjadi begitu tenyata sebaliknya, dia kaget karena diremas-remas buah dadanya. “Kamu.. Ngapain Ko..” tanya Rin kepada saya. “ Ech.., kenapa kamu nggak mau” saya balik bertanya. “ Iya.. Jangan nggak boleh khan” balas Rin. “ Ya sudah.. Maaf ya” kata saya sambil kemudian saya membetulkan duduk saya. poker mania

Untuk beberapa saat kami berdua terdiam, mungkin Rin menyesali apa yang baru saja terjadi dan saya menyesali karena apa yang saya rencanakan tidak terpenuhi padahal penis saya sudah mengeras karena terangsang. Dengan berat hati, saya akhirnya minta ijin untuk pulang. “Kamu kesel yach.. Saya nggak mau” tanya Rin kepada saya. “ Nggak, kenapa, saya tidak mau memaksa khok” jawab saya kemudian. “ Ko.., saya sayang sama kamu tapi saya belum bisa untuk menerima apa yang tadi kamu lakukan dan jika hal itu kita lakukan pasti ingin mengulang terus” begitu penjelasan Rin kepada saya. “ Nggak apa-apa khok, nggak usah kamu pikirin lagi dech Rin” balas saya sambil berdiri untuk pulang. “ Saya pulang ya dan maaf soal tadi” kata saya kepada Rin, kemudian saya kecup keningnya. “ Iya dech hati-hati nggak usah ngebut” kata Rin. Setelah kejadian malam itu, hubungan saya dengan Rin tetap berlangsung terus dan paling maksimal saya hanya mengecup bibirnya sebentar tanpa ada aktivitas lainnya. Tidak terasa hubungan kami sudah mencapai 2 tahun dan kami berdua lulus dari SMA di Bandung. Saya melanjutkan ke salah satu perguruan tinggi terkenal di Yogya dan Rin kuliah di Bandung. Kami hanya berkomunikasi dengan telepon atau surat dan bertemu jika masa kuliah sedang libur dan tidak terasa telah lebih dari 1 tahun kami berhubungan jarak jauh. Sampai suatu malam, sehabis kuliah saya dibonceng oleh teman kuliah saya yang bernama Ipin melintas dikawasan Malioboro biasa mau cuci mata karena sudah sumpek dengan kuliah seharian dan saya dikagetkan ketika melihat satu rombongan yang menarik perhatian saya dimana saya lihat Rin berada di antara rombongan itu. “Ipin, kita ikutin rombongan itu, kayaknya aku liat Rin dech” kata saya. “ Hah.. Masa sich, khok kamu bisa nggak tahu kalau dia ke Yogya” balas Ipin dengan nada kaget. Ipin tahu kalau saya punya kekasih di Bandung yang namanya Rin. “Iya nich.. Jangan-jangan aku salah liat, tapi kita ikutin aja lah paling nggak kita bisa tahu mereka nginap dimana” balas saya kemudian. poker indonesia

Akhirnya saya dan Ipin mengikuti rombongan itu dan saya pastikan kalau yang saya liat itu adalah Rin tidak salah lagi. Kita ikuti sampai mereka masuk ke sebuah hotel di samping stasiun. “Sudah, samperin aja Ko, cuek aja.. Khok dia nggak kasih kabar sama kamu” kata Ipin kepada saya ketika melihat saya ragu mau ikut masuk ke hotel itu atau tidak. “Ayo.. Lah, parkirin aja motornya kita datengin” balas saya kepada Ipin. Setelah memarkir motor, saya dan Ipin mendatangani receptionist dan menanyakan rombongan yang baru masuk tersebut. “Selamat malam Mbak, mau nanya apa yang barusan rombongan dari Universitas ‘xx’ dari Bandung” tanya saya kepada Mbak di receptionist. “ Iya, betul Mas, sudah 2 hari rombongan itu disini, besok pagi sudah mau check out ke Semarang” jawab Mbak nya itu. “ Bisa saya minta tolong dihubungi dengan salah satu dari rombongan itu namanya Rin?” tanya saya kepada si Mbak. “ Sebentar ya Mas, saya coba dulu” jawab si Mbak receptionist itu sambil mengangkat gagang telepon. Tidak beberapa lama Rin terlihat menuju counter receptionist dan saya lihat muka dia kaget karena melihat saya. “Hi.., khok tahu saya ada di sini” tanya Rin. “ Iya, tadi liat lagi jalan rame-rame di Malioboro” jawab saya ke Rin. Setelah memperkenalkan teman saya Ipin kepada Rin, kemudian saya bertanya lagi ke Rin. “Khok kamu nggak kasih kabar kalau mau ke Yogya” kata saya. “Iya, sorry ya saya nggak sempet kasih tahu, besok juga sudah mau ke Semarang, disana 2 malam terus balik lagi ke Bandung. Kita lagi studi banding” balas Rin. Tidak lama kemudian, datang seorang temannya Rin yang setelah dikenalkan ternyata bernama Rohim. Dengan nada yang agak sok dia bertanya kepada Rin, “ Siapa Rin?” “Oh, ini temanku waktu SMA di Bandung, sekarang kuliah di Yogya” jawab Rin dengan nada ragu. Saya kaget juga melihat wajah Rin yang ragu dan kenapa juga dia bilang saya temannya khok bukan pacar atau apalah.. padahal saya dengan Rin sudah menjalin hubungan dekat selama 3 tahun lebih. Demikian percakapan awal yang tidak mengenakan dan akhirnya saya tidak mau berlama-lama di hotel tersebut dan saya bilang kepada Rin. “Ok, nanti setelah kamu sampai di Bandung kasih tahu saya dan saya akan ke Bandung”. poker terpercaya

Dengan hati yang kesal dan dengan berbagai macam pertanyaan yang berkecamuk di kepala, saya dan Ipin pulang. Ipin pun tahu perasaan saya tetapi dia diam saja tidak mau mengungkit masalah itu. “Sudah.. Ntar ke Bandung aja, di clear kan”komentar Ipin singkat, padat dan jelas. Beberapa minggu setelah kejadian di Yogya dan liburan kuliah sudah mulai sayapun pergi ke Bandung dengan menggunakan bis malam. Setibanya di Bandung, setelah istirahat sebentar di rumah, saya berangkat menuju ke rumah Rin dengan membawa oleh-oleh. Dengan perasaan hati yang agak galau, saya menekan bel rumahnya dan tidak begitu lama Rin membukakan pintu pagar rumahnya. “Eh.. Ko, apa kabar, kapan sampainya?” tanya Rin. “Tadi subuh naik bus malam. Ini dibawain bakpia untuk di rumah” jawab saya sambil masuk ke rumahnya. “ Kok sepi, sedang pada pergi?” tanya saya lagi. “ Iya, lagi ke Ciwidey mau lihat Situ Patenggang” jawab Rin. “Sebentar ya, saya buatkan teh dulu untuk kamu” kata Rin sambil berjalan ke arah dapur. Sayapun kemudian duduk dan seperti biasanya di bawah meja tamu terdapat beberapa album dan saya mengambil satu yang paling atas. Mungkin ada foto-foto baru yang bisa saya lihat sambil menunggu. Sayapun membuka lembar demi lembar halaman album tersebut dan setelah beberapa halaman saya terkejut karena terdapat beberapa foto Rin berdua dengan Rohim dalam posisi seperti sepasang muda-mudi yang sedang mabuk asmara. Ketika Rin datang dengan membawa teh hangat, saya tanyakan perihal foto-foto tersebut dan.. “Oh.. Itu, ya cuma iseng aja foto berdua pas waktu di Yogya dan Semarang” Rin menjawab dengan mimik muka yang tampaknya dibuat setenang mungkin. Tetapi saya bisa menangkap semua itu. “Tapi.. Nggak ada apa-apa khok” kata Rin kemudian. Dengan rasa kesal, saya tutup album itu. “Kamu pacaran sama dia?” tanya saya kepada Rin. “ Nggak.. yach akhir-akhir ini nggak tahu kenapa saya dekat dengan dia” jawab Rin dengan nada yang sedikit ragu. “ agen poker

Kamu sich Ko.. Pake kuliah di Yogya, jadi saya nggak ada yang nemenin di Bandung ” lanjut Rin mencoba untuk memberi penjelasan. “ Maaf ya Rin, saya jadi nggak bisa nemenin kamu di Bandung” kata saya. Kemudian saya meminum tehnya dan setelah itu saya tarik badan Rin untuk mendekat ke saya dan langsung saya cium bibirnya. Bibir kamipun saling bertemu dan terus sampai lidaHPun ikut bertaut. Wach.. sudah tambah pengalaman nich si Rin, saya berkata di dalam hati. “Rin.. Saya kangen ma kamu” kata saya. “ Iya.. Aku juga, terus Ko.. Ach..” desah Rin membalas ucapan saya. Sayapun tidak hanya mencium bibirnya saja tapi bergerak terus menelusuri telinga, leher dan kembali lagi ke bibirnya. Tangan sayapun mulai bergerilya dengan mulai membuka kancing dari kaos yang dipakai, saya buka satu persatu dan akhirnya terbuka semuanya yang mengakibatkan saya bisa melihat dengan jelas bra yang menutup dua buah bukit kembarnya. Dengan sedikit ragu-ragu, saya sentuh bagian atas buah dadanya dan sekali-kali saya elus dengan mengitari bagian yang menggunung dari buah dada Rin. “Ach.. Enak Ko.. Geli..” kata Rin sambil mendesah manja. “ Boleh saya remes?” tanya saya.. “Iya.. Ayo..” pinta Rin Dengan rasa heran karena dulu Rin tidak mau, sayapun kemudian meremas dari luar cup bra nya dan setelah beberapa lama saya beranikan untuk menurunkan tali bra nya dan menarik sampai ke perutnya. Tampaklah dua buah bukit kembar yang masih ranum dengan putingnya yang agak menonjol. “Rin.. Bagus punyamu” kata saya sambil mengelus dan mendekatkan bibir saya untuk mengecup dan mengulum putingnya. “ Ko.. Ayo, isap putingku ya” pinta Rin. poker indonesia

Tampaknya Rin sudah mulai terangsang dan saya pun tidak menyia-nyiakan permintaan Rin itu. Sambil mengulum putingnya dengan bergantian kiri dan kanan sambil meremas-remas buah dadanya, saya merasa tangan Rin mulai turun ke arah penis saya yang sudah tegang. “Ko.. Keras sekali punyamu” kata Rin sambil mengelus-elus penis saya dari luar celana saya. “ Buka Rin..” saya berkata kepada Rin dan tanpa ragu-ragu Rin pun membuka risleting celana saya dan mengeluarkannya. Kemudian Rin pun mulai meremas- remas penis saya dan mengocoknya. “Rin.. Enak, terus.. Ach..” desah saya dimana mulut saya terus mengulum dan mengisap putingnya bagian kiri dan kanan. Melihat Rin semakin terangsang, saya memberanikan tangan saya untuk menjamah daerah terlarangnya. Saya usap sambil menekan ringan jari saya di bagian kewanitaannya dari luar celana pendek yang dipakainya. “Ko.. Khok tangannya ke situ?”tanya Rin sambil terus mendesah. “ Kenapa, kamu nggak mau?”saya balik bertanya. Ternyata Rin diam saja bahkan desahannya semakin kuat. Melihat keadaan itu, saya semakin berani untuk menurunkan celana pendek Rin yang hanya memakai karet sekaligus dengan celana dalamnya. Untuk sekejap, Rin menahan laju tangan saya, tetapi setelah saya berhasil menurunkan celananya, akhirnya Rin diam saja dan bahkan merenggangkan ke dua kakinya. Jari-jari tangan saya pun terus mengolah lahan yang selama ini ditutupinya, saya usap-usap dan sekali-kali jari tengah saya masuk ke dalam lubang kewanitaannya. agen rupiah indonesia

Aktifitas ini saya lakukan untuk beberapa menit sampai akhirnya daerah kewanitaannya menjadi basah. “Rin.. Mulai basah tuch” kata saya . “Iya.. Enak Ko, terus Ko.., mau..” balas Rin dengan suara yang mendesah. Kemudian saya menarik badan Rin agar berbaringkan di sofa ruang tamu dan tanpa ada penolakan Rin pun sudah berbaring. Aktivitas dari jari-jari tangan saya teruskan untuk mengolah lubang kewanitaan Rin, sambil terus memilin secara perlahan klitorisnya dan sekali-kali masuk ke dalam lubangnya, tangan saya pun berusaha untuk merenggangkan ke dua paha Rin agar lebih mudah. Tanpa adanya penolakan, entah karena sudah terangsang, Rin membuka lebar- lebar ke dua pahanya sehingga aktivitas jari saya semakin mudah di sekitar lubang kewanitaannya. “Rin.. Aku masukin ya” pinta saya.. “Jangan.. Aku nggak mau” jawab Rin. Rin menjawab begitu sambil terus menggoyangkan pinggulnya sehingga jari-jari tangan saya keluar masuk di lubangnya. Tangan Rin sendiri sekali-kali menahan laju tangan saya. Aktifitas mulut saya juga terus berlanjut di sekitar buah dadanya karena saya ingin membuat dia benar-benar terangsang dan akhirnya bersedia untuk bersetubuh. Sayapun mencoba untuk berbaring di samping Rin sambil terus mengolah lubang kewanitaannya dan tangan Rin pun semakin meremas dan mengocok penis saya yang sudah benar-benar keras. Setelah beberapa lamai, sayapun sudah tidak tahan lagi dan mulai manaiki tubuh Rin agar penis saya bisa mendekat ke lubang kewanitaannya Rin. “Tahan.. Ya..” kata saya kepada Rin dengan nada memerintah secara halus. “ Jangan Ko.. Aku nggak mau” kata Rin sambil mencoba untuk menahan penis saya yang sudah berada di depan lubangnya dan Rin berusaha untuk merapatkan kakinya tetapi tidak bisa karena saya berada di antara ke dua kakinya. Sayapun terus memajukan penis saya, setelah bagian kepala penis saya tepat berada di lubang kewanitaannya saya mendorong agar kepala penisnya bisa masuk. poker indonesia

“Ach..” saya mendesah sambil terus mendorong agar penis saya bisa masuk seluruhnya. “ Ko.. Jangan.. Aduhh.. Sakit” kata Rin sambil berusaha untuk mendorong badan saya. “ Tahan Rin, sedikit lagi masuk semua..” kata saya selanjutnya. Sampai akhirnya penis saya masuk seluruhnya dan kemudian saya diamkan sebentar agar lubang kewanitaan Rin beradaptasi dengan penis saya yang baru masuk. Setelah beberapa saat saya diamkan, saya coba untuk memaju dan mundurkan penis saya. “Oh.. Rin.. Enak sekali, sempit sekali..” desah saya sambil terus memompa rongga kewanitaannya. “ Ko.. sudah.. Ko.., jangan diterusin” kata Rin dengan nada hampir menangis. Saya terus saja memompanya.. Slruup.. Slruup.. Begitulah suaranya ketika penis saya maju mundur. Raut muka Rin mulai memerah dan matanya pun mulai menutup seakan akan menahan rasa sakit di bagian lubang kewanitaannya. Namun demikian, jika saya perhatikan dari gerakan pinggulnya yang mulai bergoyang, saya yakin Rin mulai merasakan nikmatnya penis saya. Rin terus menggoyangkan pinggulnya seirama dengan maju mundurnya penis saya dan setelah beberapa lama dengan posisi saya di atas, dari penis saya terasa ingin mengeluarkan air mani. “Rin.. Sebentar lagi saya mau keluar”kata saya. “Ko.. Sudah.. Jangan diterusin” pinta Rin dengan air mata yang mulai keluar dan saya tetap tidak peduli dan terus memompanya. “ Rin.. Saya keluar.. Ach.. Ach..” saya mengerang tertahan karena merasakan nikmatnya keluar di dalam lubang kewanitaan yang hangat. poker mania

Sayapun mengeluarkan banyak sekali air mani di dalam lubang kewanitaan Rin. Untuk beberapa saat saya diamkan penis saya untuk tetap di dalam lubang kewanitaan Rin. Sampai penis saya mengecil, baru saya tarik dan saya lihat air mani saya mengalir keluar dari lubang kewanitaan Rin dibarengi dengan bercak berwarna merah dan jatuh di sofa tempat kami barusan melakukan aksi persetubuhan. “Rin.. Saya sudah ambil perawan kamu” kata saya kepada Rin. “Iya.. Ko, kamu khok teganya begitu” balas Rin dengan suara agak parau. “ Saya bakalan hamil nggak, khan nggak boleh kita melakukan ini” lanjut Rin masih dengan suara yang agak parau. Kemudian Rin berdiri dan berlari ke dalam kamarnya dan ke kamar mandi untuk membersihkan lubang kewanitaannya dari air mani yang telah saya keluarkan di dalam lubang kewanitaannya.. Setelah kejadian itu, saya berhasil beberapa kali bersetubuh dengan Rin sampai akhirnya dia memutuskan hubungannya dengan saya dan kemudian menikah dengan Rohim tanpa memberitahu saya sama sekali. Saat ini, Rin tinggal di Jakarta dan sudah mempunyai 2 orang anak dari Rohim. Saya menyesal karena tidak bisa menjadi suaminya tetapi setelah saya pikir-pikir lagi ternyata saya lebih beruntung karena telah memperoleh keperawanan Rin dan saya tidak tahu bagaimana Rin menjelaskan kepada Rohim pada saat ‘malam pengantin’nya berlangsung. Rin, saya minta maaf karena saya telah membuat kamu berpikir keras untuk menjelaskan status keperawanan kamu kepada Rohim. Untuk Rohim, jangan paksa Rin untuk menjelaskan siapa yang mengambil keperawanan Rin. Dan untuk kalian berdua.. Rin dan Rohim, mudah- mudahan perkawinan kalian langgeng tanpa mempermasalahkan hal-hal yang telah lampau. agen poker online dan terpercaya

Senin, 22 Juni 2015

nafsu yang berujung di ranjang

Namaku joni, aku tinggal di kota B. Tanggal 22 Mei 2013 yang lalu aku pergi ke Surabaya untuk liburan, sambil refreshinglah. Setelah berputar-putar sebentar, sorenya aku menuju rumah temanku yang sudah sangat akrab di kawasan PB. Keluarganya sudah sangat akrab dengan keluargaku, sudah seperti satu keluarga sejak aku lahir. Di rumah ini ada Mas Zani yang umurnya 23 tahun, adiknya (cewek, masih SMA), sepupunya (cewek sudah sekitar 21 tahun), dan tentu saja kedua orang tua mereka. Hari itu biasa saja, tidak ada something spesial yang terjadi. Keesokan harinya, Mas Zani mengajakku pergi makan dan jalan-jalan di mall. Eh.., ternyata dia mengajak ceweknya. Ternyata ceweknya ini kost cuma sekitar 200 meter dari rumah Mas Zani. Namanya Yenny tapi panggilannya Yeyen. Anaknya cakep juga, masih kuliah, umurnya 21 tahun. Kulitnya putih kekuningan meskipun keturunan Jawa tulen, tingginya sekitar 164 cm, beratnya 46 kg, tapi pinggulnya cukup besar, bodinya asyik juga, dan payudaranya lebih besar dari rata-rata cewek Indonesia. So, dengan mobil Panther itu Mas Zani dan Yeyen duduk berdua di depan sedangkan aku yang duduk di bagian tengah dicuekin oleh mereka. Kami berputar-putar di Tunjungan Plaza, makan di sebuah restoran sea food sampai kenyang lalu kembali lagi ke tempat kos Yeyen. agen poker

Lalu setelah mobil diparkir, kami bertiga masuk ke tempat kosnya dan langsung masuk kamarnya. Hmm.., sempat terpikir olehku, sebenarnya itu tempat kos cewek atau cowok, soalnya ada beberapa ciban (banci) yang nongkrong di situ. Di dalam kamar Yeyen, aku disetelin sebuah VCD porno, sambil diberi coklat Silver Queen, sementara Mas Zani dan Yeyen bermesraan berdua, berciuman dan bercumbu. Ah.., aku juga sempat berkenalan dengan adik Yeyen yang bernama Lenny, yang mondar-mandir keluar masuk kamar. Lenny bertubuh lebih pendek dari Yeyen, lebih coklat kulitnya, dan bodinya lebih langsing, cuma sayangnya payudara dan pantatnya juga lebih “tidak menantang” dibandingkan Yeyen. Cuma yang lebih disayangkan lagi Lenny seorang perokok berat dan hari itu dia sedang sakit tenggorokan. Setelah selesai menyetel VCD-nya sampai 45 menit non-stop, Aku matikan TV dan playernya. Eh, tiba-tiba Mas Zani nyeletuk, “Don.., kasih waktu 5 menit, dong..?” Aku sudah mulai merasakan gelagat kurang baik dari pasangan itu. Tapi ya terpaksa, aku melenggang keluar kamar, tapi baru sampai di pintu, aku lihat di ruang tamu banyak ciban yang lagi ngobrol dengan Lenny sambil merokok. kemudian akupun kembali ke kamar Yeyen.  agen poker online

Lalu aku berkata, “Ah tidak usah dech, aku di sini saja, lagi tidak mood ngobrol sama orang-orang itu. Lakuin saja deh, aku tidak ngeliat”. Terus terang saja Mas Zani kaget, “Heh! Kon ‘jik cilik ngono kok..” (kamu itu masih kecil gitu kok). Kesel juga aku dibilang masih kecil. Lalu aku berusaha meyakinkan mereka, “Jangan kuatir lah.., aku sudah biasa kok ngeliatin ginian..” Akhirnya setelah beberapa perdebatan ringan dan berkat kelihaianku berdiplomasi mereka mengijinkan juga aku untuk di dalam kamar saja, tapi dengan syarat aku tidak boleh macam-macam apalagi melaporkan ke orang tuanya. Setelah pintu kukunci, aku cuma bersandar saja di pintu dengan perasaan gembira. Mas Zani lalu tidur telentang di ranjang, lalu Yeyen mulai jongkok di atasnya dan menciumi wajah Mas Zani, sedangkan Mas Zani cuma diam saja, matanya merem, tangannya mengusap-usap punggung Yeyen. Sesekali Yeyen melihat ke arahku, mungkin memeriksa apakah aku mulai terangsang, dan memang benar aku terangsang. Dan juga melihat gerakan Yeyen yang kelihatannya sudah “professional” dan ciuman-ciumannya yang ganas seperti di film BF, sepertinya Yeyen ini bukan pertama kalinya making love. Yeyen mulai menciumi Mas Zani langsung ke mulutnya, dan beberapa kali mereka bersilat lidah dan terlihat jelas karena jarakku dan jarak mereka berdua cuma sekitar 3 meter. “Hmmhh.., hmmhh..”, mereka berciuman sambil mendesah-desah, membuatku yang sejak tadi sudah tegang memikirkan hal yang tidak-tidak jadi semakin tegang saja.  agen rupiah indonesia

Setelah puas melumat bibir dan lidah Mas Zani, Yeyen mulai bergerak ke bawah, menciumi dagunya, lalu lehernya. Mas Zani ketika itu mengenakan T-Shirt yang di bagian kerahnya cuma ada dua kancing, so karena Mas Zani terlalu besar badannya (gemuk) maka Yeyen cuma menyingkapkannya dari bawah lalu menciumi dadanya yang montok dan putih. Mas Zani ini memang WNI Keturunan Cina. “Hmmhh.., aduh Yen nikmat Yen..”, begitu rintihan Mas Zani. Yeyen menciuminya kadang cepat, lalu lambat, cepat lagi, memang sepertinya begitu style anak yang satu ini. Sedangkan aku semakin tidak tahan saja, kepingin juga dadaku diciumin oleh cewek, uhh.., tapi aku masih menahan diri dan terus menempel pada pintu. “Ihh.., hmmh.., hh.., ihh..”, Mas Zani terus mendesah sementara Yeyen mulai menciumi perutnya, lalu pusarnya, sesekali Mas Zani berteriak kecil kegelian. Karena aku sangat terangsang, aku mulai meraba-raba diriku sendiri. “Sialan!” pikirku, “Ngapain juga gitu ahh.. Akhirnya Yeyen mulai membuka risleting Mas Zani, pertamanya pelan sekali, namun tiba-tiba “wrett” ditarik dengan cepat sekali sehingga Mas Zani kaget, matanya terbuka sebentar, lalu tersenyum dan merem kembali, sedangkan kedua tangannya mengelus-elus rambut Yeyen. poker indonesia

Yeyen langsung memegang-megang kemaluan Mas Zani dan digosok-gosok dengan tangannya dari luar, “Ahh.., hh.., Hmmhmh.., Ohh Yenn..”, Mas Zani cuma bisa mendesah. Lalu setelah puas menggosoknya dari luar, dia mulai menyingkap celana dalam Mas Zani dan tersembullah kemaluan Mas Zani yang sudah tegang keluar dari sarangnya. “Nylupp!”, Kemaluan Mas Zani langsung dikulum oleh Yeyen. Stylenya masih seperti tadi, kadang pelan, lalu cepat, kadang pelan, lalu cepat, bikin kaget saja ini anak main seksnya. Sementara Mas Zani sibuk meremas-remas rambut Yeyen saking enaknya, aku yang tidak kuasa menahan nafsu sibuk meremas-remas kemaluanku sendiri sambil tetap bersadar di pintu. Ahh.., aku benar-benar merasa serba salah waktu itu, dan mereka tidak mengacuhkanku sama sekali. Dasar.., Yang membuataku nyaris tertawa karena kemaluan Mas Zani yang sepertinya keseretan gara-gara Yeyen tidak melepaskan celana dalam Mas Zani terlalu ke bawah, jadi seperti tercekik dech. “Ehmm.., Ehmm..” Mungkin sekitar 5 menit Yeyen mengulum kemaluan Mas Zani, ternyata selama itu juga dia belum keluar sama sekali, Yeyen bilang, “Zan.., sekarang giliran kamu yach?” Mas Zani cuma tersenyum, lalu dia bangkit sambil melepaskan celana panjang dan celana dalamnya, sedangkan Yeyen sekarang yang ganti tiduran, lalu memejamkan mata. Sedangkan aku benar-benar kebingungan dan tidak tahu mau berbuat apa, aku benar-benar pingin buka baju dan join dengan mereka tapi ahh.., kacau sekali pikiranku ketika itu. Mas Zani mulai melakukan persis apa yang dia lakukan ke Yeyen sebelumnya. Nyaris persis sama, aku sampai heran apa memang sudah janjian ya mereka. Mas Zani mulai mencium bibir Yeyen, cuma Mas Zani menciumnya dengan stabil, pelan terus, berbeda dengan Yeyen yang style seksnya aku akui lumayan unik. “Hmmh.., mymmynm..”, Sayang Mas Zani sepertinya tidak profesional, cara menciumnya walau pelan, terlalu tergesa menuju ke bawah. poker online

Yeyen mencoba melepaskan t-shirt Mas Zani, lalu Mas Zani langsung melepasnya dan meletakkan di sebelahnya. Mas Zanipun mulai menciumi leher Yeyen. Sementara tangannya meraba-raba payudara Yeyen yang aduhai, “Hmhmhhm.., Hmhmhmh..” Mereka berdua terus mendesah keenakan. Aduh, pemandangan yang cukup menggelikan sekaligus menggairahkan itu benar-benar membuatku kewalahan pada diriku sendiri, diam-diam aku mulai melepaskan t-shirt yang kupakai dan menggerayangi tubuhku sendiri. Mas Zani mulai tidak sabar dan langsung mencopoti kancing demi kancing yang ada di kemeja yang dikenakan Yeyen. Tersembullah payudara Yeyen yang begitu aduhai, putih mulus sekali seperti payudara Chinese, Yeyen segera mengangkat punggungnya, lalu Mas Zani mencopot kancing BH-nya yang berwarna krem. Wah.., payudara Yeyen benar-benar besar dan menggairahkan dengan puting susunya yang tebal dan berwarna coklat tua. “Ahh.., Hmm.., Hmm..”, Mereka berdua saling melenguh setiap kali Mas Zani memainkan lidahnya di atas payudara dan puting susu Yeyen. “Hmmh.., Hmhh..”, Setelah puas melumat puting susu Yeyen bergantian, Mas Zani akhirnya menjilati perut Yeyen dan ingin melepaskan roknya. Yeyen mengangkat pantatnya, lalu Mas Zani membuka risleting roknya dan pelan-pelan melepaskan rok yang dipakai Yeyen. poker mania

Setelah sampai di lutut, Mas Zani berhenti dan langsung menciumi kemaluan Yeyen yang masih tertutup celana dalam itu dengan cepat dan ganas. “Ahh.., Ahh..”, Yeyen mengerang dan mendesah keras keenakan. Aku yang sejak tadi terangsang menjadi semakin terangsang mendengar desahan Yeyen yang sangat menggairahkan, membuatku tidak tahan dan mulai memegangi kemaluanku sendiri, menggesek-gesekkannya dengan tanganku. Akhirnya Mas Zani melepaskan celana dalam Yeyen dan langsung menciumi kemaluannya dengan ganas sekali. Rambut di kemaluan Yeyen cukup tipis, sehingga memudahkan Mas Zani menjilatinya sepuasnya. Sesekali kudengar “Slurrp.., slurrp..”, sepertinya Mas Zani suka sekali menyedot kemaluan Yeyen. “Ahh.., Zan.., Ahh.., Zan.., Enak Zan..”, desahan Yeyen semakin keras saja karena merasa nikmat, seakan tidak peduli kalau terdengar orang di luar. Tidak berapa lama kemudian, Mas Zani berhenti lalu bertanya, “Yen, boleh sekarang?” Sambil tetap merem, Yeyen cuma tersenyum dan mengangguk. “Pelan-pelan yach..”, bisik Yeyen mesra. Kemudian Mas Zani memasukkan penisnya ke dalam kemaluan Yeyen, “Uh.., uhh.., Ahh..”, Sedikit kesulitan yang mereka hadapi, sekarang Mas Zani sudah mulai asyik menggesek-gesekkan penisnya dalam vagina Yeyen. “Ahh.., ahh.., aduh.., ahh..”, Mereka berdua saling mendesah sambil terus melanjutkan permainannya. Yeyen masih tetap dengan stylenya, kadang menarikan pinggulnya pelan-pelan, lalu cepat, pelan lagi. poker bonus

“Ahh.., Ahh.., Ahh..”, Mas Zani memaju-mundurkan badannya pelan-pelan sedangkan Yeyen asyik menggoyang-goyangkan pinggulnya dengan tempo yang tidak beraturan. Aku jadi semakin tidak tahan melihat apa yang mereka lakukan, aku segera berjalan menuju kamar mandi, langsung kulepas celana panjang dan celana dalamku dan kugesek-gesek kemaluanku sendiri cepat-cepat. “Ahh.., Hmmh.., Ahh..”, Aku mendesah-desah kecil dengan apa yang kulakukan terhadap diriku sendiri. Lalu.., “aahh..”, Aku orgasme, spermaku semuanya terjatuh di lantai kamar mandi. Tubuhku rasanya nikmat sekali beberapa saat, lalu terasa lemas dan sepertinya aku merasa bersalah telah melakukannya. Aku segera menyiram ceceran sperma di lantai kamar mandi, melepas seluruh bajuku dan mandi. Setelah segar, aku hampir tidak percaya waktu keluar ternyata mereka masih saja bermesraan bersetubuh. Aku langsung berjalan keluar kamar, sedangkan mereka tidak menghiraukanku sama sekali, benar-benar gila..! Di luar, aku duduk-duduk saja di ruang tamu sambil ngobrol dengan Lenny dan teman-temannya yang kebetulan ciban semua. Mereka menawariku rokok tapi aku tolak. Setelah beberapa menit melakukan percakapan yang membosankan dan bikin mual, aku cuek saja dan asyik melihat TV, sambil menunggu Mas Zani dan Yeyen selesai melakukan aktivitasnya. Menit demi menit berlalu, gila.., lama sekali. Sekitar satu jam kemudian, muncullah mereka berdua dari pintu kamar Yeyen. “Gilaa..”, pikirku, lama sekali mereka begituan. Mas Zani dan Yeyen tersenyum geli pertama kali melihatku, mungkin mereka menganggap tingkahku di dalam kamar tadi lucu, lalu Mas Zani bertanya. “Don, kamu mau ikut renang?”. “Mau sich.., tapi aku tidak bawa celana renang tuch..”, jawabku agak kecewa. “Tidak pa-pa kok, ntar kita bisa pinjam celana renang di sana..”. Ya sudah, akhirnya jadi dech.., Setelah berpamitan, Mas Zani dan aku pulang. Di rumah kami langsung mempersiapkan segala kebutuhan renangnya. Jam menunjukkan sekitar pukul 16.30, kami bersiap pergi. poker terpercaya

Tepat waktu Mas Zani hendak menyalakan mobil, ada suara teriakan. Ternyata sepupu Mas Zani, “Mobilnya mau dibawa papanya lho..”, katanya. “Sial!” gerutu Mas Zani. Terus akhirnya Mas Zani telepon taksi, beberapa menit kemudian datang, lalu kami ke tempat kos Yeyen dulu untuk menjemput Yeyen. Eh, ternyata tidak hanya Yeyen yang ikut, tapi adiknya, Lenny, diajak serta. Aku tanya pada Lenny, “Lho, kok kamu ikut, katanya sakit tenggorokan. Nanti ikut renang?”. “Iya dong.., tidak Papa, nemenin Yeyen nich..” jawabnya enteng. Wah, nekat juga ini anak, pikirku. Taksi kami langsung meluncur ke Graha Residen, di sana ada kolam renangnya yang cukup besar dan ramai, termasuk para turis. Yeyen, Lenny, dan aku yang belum bisa berenang cuma berputar-putar saja di pinggiran, sedangkan Mas Zani berkelana ke sana ke mari dengan bebasnya. Waktu ada kesempatan, aku tanya pada Mas Zani soal Yeyen. Ternyata dia baru kenal Yeyen dua minggu, dan pertemuan pertamanya di kolam renang. Seminggu kemudian mereka langsung pacaran, lalu besoknya mereka melakukan hubungan badan. Mas Zani baru pertama kali itu bersenggama, sedangkan Yeyen sepertinya sudah berkali-kali, soalnya kata Mas Zani, Yeyen sudah tidak perawan lagi. Mas Zani juga bilang, “Kata Yeyen tuh si Lenny masih perawan, dianya agak menyesal juga pacaran sama Yeyen, bukan sama Lenny yang masih perawan”. Aku sempat ngobrol juga sama Lenny, yang sepertinya cuma bersandar saja di pinggiran. Sekitar jam 19.00 kami selesai renang dalam keadaan menggigil kedinginan, lalu setelah itu memanggil taksi Zebra, karena entah kenapa, Graha Residen hanya menyediakan taksi Zebra. Tidak kuduga, ternyata taksinya lama sekali datangnya, kami ngobrol-ngobrol lama juga. Mas Zani asyik ngobrol dengan Yeyen, sedangkan Lenny yang kelihatannya dicuekin mulai kuajak ngobrol. Ternyata Lenny ini masih SMU kelas 2. Selain suka rokok, katanya dia juga suka minuman keras. Hmm, aku jadi mikir apakah dia juga suka obat-obatan dan.., free seks. agen poker indonesia

Tapi aku tidak berani menanyakannya, terlalu dini ah. cuma yang aku perhatikan, Lenny agak tersipu-sipu menjawab pertanyaanku, dan dia tidak berani menatapku secara langsung, malah sepertinya menunduk terus. Good sign, pikirku. Mungkin sekitar setengah jam kemudian baru taksinya datang. Lama banget sich.. Akhirnya sampai juga, setelah mengantarkan Yeyen dan Lenny, saya dan Mas Zani pulang. Aku asyik memikirkan pengalamanku barusan, memperhatikan orang melakukan hubungan seks. Sekitar jam 20.30, Mas Zani mengajakku pergi, mau mengembalikan VCD. Ya sudah, aku ikut saja, siapa tahu diajak makan juga, berhubung perutku mulai lapar nich. Walau naik sepeda motor, kami tidak pakai helm, katanya tempat persewaan VCD-nya dekat. Eh, ternyata memang dekat sekali dan tidak melewati jalan raya. Setelah itu Mas Zani bertanya, “Don, aku mau mampir ke tempat Yeyen nich.. Kamu ikut tidak?”. Walau perutku agak keroncongan, berhubung aku “kangen” juga sama Lenny, pingin ngerjain gitu, akhirnya aku setuju. Sesampainya di sana, ternyata banyak orang nongkrong di ruang tamu rumah kos itu. Uniknya, yang cewek cuma dua, Yeyen dan Lenny, lainnya ciban semua, ada 4 orang. Aneh sekali, pikirku. Begitu sampai, Mas Zani langsung berciuman dengan Yeyen lalu mereka langsung masuk kamar dan.., klik, Aduh.., mau ngapain lagi mereka, gila bener.. Terpaksa, karena aku sudah telanjur di sana, aku ngobrol dengan orang-orang di situ. Aku sebetulnya lebih suka mengobrol dengan Lenny, tapi sayang teman-temannya selalu menggangguku. “Ih kamu ganteng dech, kita main seks yuk..”. Agak senang juga aku dipuji tapi main seks dengan mereka, mimpi saja tidak. Lalu akhirnya aku punya ide, aku tanya Lenny, “Kamu satu kamar sama Yeyen, yach?” “Tidak tuch, aku sewa kamar sendiri”, jawabnya. Kebetulan, pikirku, “Hmm.., di mana tuch, aku lihat dong..” Sesuai perkiraanku, akhirnya dia mau menunjukkan kamarnya. Kamarnya persis di depan kamar Yeyen, dan lebih tidak rapi dibanding kamar Yeyen. agen poker indonesia

Sambil pura-pura mengamati kamarnya, aku lalu menutup pintu agar dia tidak curiga, aku langsung bertanya padanya, “Kamu suka tinggal di sini?”. Lalu akhirnya kami ngobrol dan bercanda di atas ranjangnya, bersandar di tembok. Seperti yang kuduga, dia masih terus menunduk tersipu-sipu menjawab pertanyaanku, tidak seperti waktu dia ngobrol dengan teman-temannya, menguatkan istingku kalau sebetulnya dia suka padaku. Di tengah-tengah obrolan, aku tanya, “Lenny, kamu kan suka ngerokok, apa tidak dimarahi cowokmu tuh?”. Dia tertawa kecil, lalu menjawab, “Suka-suka aku dong, Don, aku belum punya cowo tuch..”. Ahh.., kebetulan sekali, pikirku, lalu aku menggodanya, “Ah masa..? Aku tidak percaya ah.., Kamu kan cantik.., pasti banyak cowok yang ngelirik kamu..” Rupanya dia agak GR juga dengan pujianku, lalu sambil ketawa lirih dia cuma bilang, “Ah kamu..”. “Iya bener lhoh..” Dia diam sebentar, lalu dia menoleh ke arahku, dan mulai memandangku. Aku menatapnya, lalu aku tersenyum. Kami berpandangan beberapa saat. Hmm, betapa cantiknya dia, pikirku. Merasa ada kesempatan, segera kuarahkan tangan kananku pelan-pelan ke tangan kirinya, lalu kugenggam dan kuremas pelan-pelan. Dia agak kaget dan menghela napas panjang, seolah tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Pelan-pelan pula, badanku kuhadapkan ke arahnya dan kutaruh tangan kiriku di pinggangnya, lalu wajahku mulai mendekati wajahnya. poker mania

Aku mulai bisa merasakan nafasnya yang semakin cepat dan tidak beraturan. Akhirnya dia memejamkan mata, lalu kucium lembut keningnya, lalu pipi kanannya, lalu pipi kirinya. Aku terdiam sebentar. Matanya masih tetap terpejam. lalu perlahan-lahan kucium bibirnya yang lembut itu. Dia membalas dengan menggerak-gerakkan mulutnya. Aku memeluknya, lalu kami saling mengulum bibir, lalu memainkan lidah.., Hmm nikmat sekali. Beberapa saat kemudian, aku hentikan permainan bibir itu lalu aku terdiam. Matanya terbuka, tatap matanya serasa seperti bertanya-tanya. Lalu aku menciumi bibirnya lagi sambil pelan-pelan merebahkannya di atas ranjang. Dia menurut saja, membuatku semakin bernafsu. Lalu aku cium dia pelan-pelan sedangkan tanganku meraba-raba dan meremas-remas payudaranya yang cukup besar, “Emhh.., Emh..” dia cuma melenguh saja membuat gairahku menjadi semakin naik saja. Segera kusingkapkan T-Shirt yang dipakainya ke atas, lalu kuciumi dan kujilati dadanya yang aduhai itu, “Ahh.., Emhh..”, badannya bergoyang-goyang kecil, membuat nafsuku semakin naik. Waktu mau kubuka kancing BH-nya, dia mengangkat badannya sehingga memudahkanku, lalu kujilati putingnya dan kuhisap-hisap selama beberapa menit, “Emhh.., Ahh.., Ahh..” Aku sudah tidak tahan lagi, langsung kubuka celana panjangnya lalu kupelorotkan, kujilati kemaluannya dari luar sebentar, lalu segera kupelorotkan juga. Hmm.., ternyata rambut kemaluannya masih lebat, jauh lebih lebat daripada kakaknya, sedangkan lubang kemaluannya masih sangat rapat. Ahh.., baru percaya aku kalau dia masih perawan. Kujilati clitoris vaginanya yang sangat menggairahkan itu, dia terengah-engah, “Ahh.., Ahh..”, dan sesekali tubuhnya menggelinjang. poker online

Kuhisap-hisap dan kujilati bagian dalam lubangnya. Hmm.., nikmat sekali, cairan yang keluar langsung saja kutelan. Aku sudah tidak sabar lagi, tidak sampai 5 menit aku menjilati vaginanya, segera kupelorotkan celana panjang dan celana dalamku lalu pelan-pelan kumasukkan penisku ke dalam lubang senggama Lenny. Uhh.., agak sulit juga tapi berhubung cairannya sudah cukup banyak, akhirnya masuk juga, kurasakan ada sesuatu yang menghalangi laju penisku, sepertinya selaput daranya namun kuteruskan saja pelan-pelan. “Aduh!”, pekiknya. “Lenny, sakit ya? Tahan ya..”, Aku terdiam sebentar, menunggu agar sakitnya hilang, lalu mulai kumasukkan lebih dalam lagi pelan-pelan. “Lenny, masih sakit..?”. “Iya.., tapi sudah agak.., ahh..”, Pelan-pelan sekali kumaju-mundurkan penisku di dalam vaginanya. Hmm, benar-benar nikmat.., benar-benar rapat sekali vaginanya, menjepit penisku yang merasa keenakan. “Ahh.., ahh.., hmmhh..” akhirnya dia mulai merasa nikmat, aku jadi berani mempercepat gerakanku. “Ahh.., Ahh.., Ahh..” Mungkin cuma sekitar 3 menit, dia sudah mulai terangsang sekali.”Ah.., Don.., Ah Don.., Aku sepertinya mau.., ahh..”, Sepertinya dia mau orgasme, akhirnya kupercepat gerakanku dan, “Ahh.., Ahh nikmat Don.., aduh nikmat sekali Don..”. Aku belum orgasme, lalu kutarik penisku dan kugesek-gesek sendiri dengan cepat dengan tanganku. poker mania

“Ahh..”, akhirnya aku orgasme juga, spermaku bertebaran di perutnya. Setelah kami membersihkan spermaku, kami mandi bersama-sama, setelah itu kami ngobrol-ngobrol juga di atas ranjang, sambil bermesraan layaknya orang pacaran. Tapi sungguHPun begitu, aku tidak mencintai dia sama sekali dan tidak menganggapnya sebagai pacar, walaupun sebetulnya aku sendiri juga belum punya pacar, jahat juga yah aku. Beberapa puluh menit kemudian pintu diketuk oleh Mas Zani dan akhirnya kamipun pulang, sampai di rumah sudah sekitar jam 12 malam. Begitu melelahkan.., namun begitu nikmat. Aku baru bisa tidur sekitar jam 3 pagi, entahlah, membayangkan macam-macam. Semenjak itu aku sudah tidak pernah lagi bertemu dengannya, pernah aku mencoba meneleponnya tapi karena ada gangguan Telkom (suara tidak jelas, crosstalk) maka terpaksa tidak dilanjutkan, dan aku tidak pernah meneleponnya lagi. Tanggal 26 Mei kemarin aku pulang ke kota K. Mungkin nanti awal Juni aku mau ke Surabaya lagi, bertemu dengan dia. “Ahh..”, akan kunantikan saat itu. agen poker online dan terpercaya